KPU Klaten Minta Tambahan Rp 11 M untuk Belanja APD Pilkada

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 14:10 WIB
Kantor KPU Klaten
Foto: Kantor KPU Klaten. (Achmad Syauqi)
Klaten -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten mengajukan tambahan anggaran ke Pemkab Klaten senilai Rp 11 miliar. Tambahan anggaran itu dilakukan untuk belanja alat pelindung diri (APD) jika pelaksanaan Pilkada digelar saat masih pandemi virus Corona atau COVID-19.

"Intinya kalau Pilkada dilaksanakan masih di masa pandemi COVID, berarti biayanya Rp 46 miliar plus Rp 11 Miliar, Rp 11 miliar untuk pembelian alat pelindung diri (APD)," kata Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Informasi Masyarakat dan Hukum KPU Kabupaten Klaten, Wandyo Supriyanto kepada detikcom di kantornya, Senin (8/6/2020).

Wandyo menjelaskan tambahan anggaran itu akan segera diajukan ke Pemkab. Dia menyebut tambahan anggaran itu bakal digunakan untuk belanja kebutuhan penerapan protokol kesehatan saat Pilkada Serentak 2020 digelar.

"Dalam rangka pandemi ada penyediaan APD, masker, sarung tangan, face shield, hand sanitizer lainnya dan hitungan kita Rp 11 miliar sudah termasuk rapid test bagi penyelenggara," terangnya.

Dia menyebut telah menggelar rapat untuk mengantisipasi pelaksanaan Pilkada di masa pandemi virus Corona. Selain anggaran untuk APD, pengajuan dana Rp 11 miliar itu juga untuk menambah jumlah tempat pemungutan suara (TPS).

"Kita sudah rapat dengan sekretariat. TPS kita tambah 540 TPS, dari 2. 010 TPS menjadi 2.550 TPS yang akan disebar rata," tutur Wandyo.

Tonton juga video 'Pasien Corona Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2020':

Selanjutnya
Halaman
1 2