Razia New Normal di Hotel-Kos di Klaten, 6 Pasangan Disanksi Wajib Lapor

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 07 Jun 2020 10:23 WIB
Warga yang terjaring razia diberikan pembinaan Satpol-PP Pemkab Klaten
Foto: Warga yang terjaring razia diberikan pembinaan Satpol-PP Pemkab Klaten (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Enam pasangan yang tidak bisa menunjukkan bukti menikah terjaring razia gabungan Satpol-PP Pemkab Klaten, TNI dan Polri. Mereka diberi sanksi pembinaan wajib melapor sebanyak 20 kali.

"Melanggar Perda 12 tahun 2013 tentang kebersihan, ketertiban dan kenyamanan. Kita kenakan wajib lapor selama 20 hari untuk yang pria hari Selasa dan Kamis serta untuk wanitanya Senin dan Rabu," kata Plt Kasatpol PP Pemkab Klaten, Rabiman, Minggu (7/6/2020).

Razia tersebut dilakukan Sabtu (6/6) mulai pukul 20.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB dengan dua tim. Satu tim menyisir wilayah kota ke barat sampai kecamatan Prambanan dan satu tim ke wilayah timur.

Rabiman mengatakan sasaran razia adalah penginapan, hotel dan kos. Di penginapan petugas menjaring lima pasangan yang tidak bisa menunjukkan bukti menikah.

"Di penginapan didapatkan lima pasangan dan di kos ada empat orang. Empat orang itu ada dua satu pasangan dan dua orang lainnya anak kos," terang Rabiman.

Dia menyebut razia ini digelar untuk menjaga ketertiban dalam rangka Operasi Pekat. Selain itu, hal ini juga merupakan antisipasi penyebaran virus Corona atau COVID-19.

"Juga dalam rangka antisipasi COVID, karena di tempat penginapan yang menginap banyak dari luar Klaten," ucap Rabiman.

Simak video 'Jubir Covid-19: New Normal Bukan Euforia Kebebasan':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2