Tempat Ibadah di Solo Bersiap Menerapkan New Normal

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 21:22 WIB
Penyemprotan disinfektan kembali dilakukan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kegiatan ini untuk meningkatkan protokol kesehatan jelang dibukanya kembali Masjid Istiqlal.
Ilustrasi. Foto: Jelang new normal, Masjid Istiqlal kembali disemprot disinfektan. (Agung Pambudhy)
Solo -

Sejak ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB), tempat ibadah di Solo membatasi kegiatan terutama yang mendatangkan jemaah dalam jumlah besar. Namun mulai 8 Juni 2020, kegiatan ibadah mulai menerapkan new normal.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Musta'in Ahmad mengatakan masjid-masjid dapat menggelar salat Jumat kembali. Tentunya ada protokol kesehatan yang harus dipatuhi.

"Takmir masjid kami harap segera menyiapkan perlengkapan seperti sabun atau hand sanitizer, pengecek suhu, dan menandai saf dengan jarak," kata Musta'in kepada wartawan, Rabu (3/6/2020).

Untuk mencegah jemaah membeludak, takmir harus tegas membatasi jemaah. Anak-anak dan lansia, terutama yang sakit, diminta beribadah di rumah.

"Tidak perlu menuju ke masjid-masjid tertentu. Silakan salat Jumat di masjid kampungnya masing-masing untuk menghindari penumpukan jemaah," katanya.

Terkait sistem sif untuk salat Jumat, pihaknya masih menunggu fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia mengatakan fatwa tersebut bakal memudahkan masyarakat dalam beribadah di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

"Sebenarnya MUI di DKI Jakarta itu pernah berfatwa agar salat Jumat dilaksanakan beberapa sif, itu karena kesibukan kerja. Kita harapkan kondisi saat ini juga bisa diterapkan, sehingga tidak meluber jemaahnya," kata dia.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2