Komplotan Perampok Sekap-Borgol Korbannya di Kudus, Ratusan Juta Digasak

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 13:55 WIB
Jumpa pers kasus perampokan dan penyekapan di Mapolres Kudus, Selasa (2/6/2020).
Foto: Jumpa pers kasus perampokan dan penyekapan di Mapolres Kudus, Selasa (2/6/2020). (Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Sekelompok pelaku pencurian dengan penyekapan diamankan Satreskrim Polres Kudus. Para pelaku menggasak uang sebanyak Rp 230 juta.

"Dalam kejadian ini ada sebanyak lima pelaku. Tiga dari pelaku ini adalah napi asimilasi (dari Rutan Pati) dan residivis kasus 363 KUHPidana," kata Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi saat jumpa pers di kantornya, Selasa (2/6/2020).

Para pelaku yang merupakan napi asimilasi adalah Muhammad Mahmu (25) warga Desa Bae Kecamatan Bae Kudus. Pelaku ini merupakan napi asimilasi yang keluar dari Lapas Pati tanggal 30 April 2020 terkait kasus 362 KUHP 363 KUHP, dan 170 KUHP dengan total hukuman enam tahun, baru menjalani tiga tahun.

"Kedua pelaku lainnya seorang residivis atas nama Ivan Firman Maulana warga Desa Kesambi Kecamatan Mejobo. Ini residivis kasus 363 KHUP dan Shafani Kahiruk Waro warga Kesambi Kecamatan Mejobo yang juga kasus 363 KHUP," terangnya.

Catur menjelaskan mereka beraksi pada 19 Mei 2020. Dalam aksi pencurian yang disertai penyekapan ini para pelaku memiliki tugas masing-masing. Otak pelaku adalah Abdullahi Rifai (26) warga Desa Kesambi Kecamatan Mejobo.

"Pelaku (otak pelaku) sudah berkenalan, mereka teman SMA (korban). Korban atas nama Erik Adi Prayitno warga Bulungcangkring Kecamatan Jekulo. Mereka janjian di wilayah Mejobo, bahwa intinya si pelaku ini ingin mengganti pinjamannya si korban sejumlah Rp 50 juta," jelasnya.

Setelah janjian itu, pelaku dan korban kemudian akan mengambil uang di sebuah bank di Kota Kudus. Saat masih di tengah perjalanan, tiba-tiba ada kendaraan yang memepet korban.

Selanjutnya
Halaman
1 2