Pakar UGM Ungkap Tips Cegah Kutu Kucing atau Pinjal pada Hewan Kesayangan

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 15:21 WIB
Ilustrasi kucing domestik, Yogyakarta.
Kucing peliharaan. (Foto: detikcom)
Yogyakarta -

Binatang peliharaan seperti kucing maupun anjing berpotensi menjadi inang ektoparasit atau kutu, tungau, pinjal, dan caplak. Lalu bagaimana pencegahan agar binatang kesayangan bebas dari ektoparasit itu?

"Pencegahannya keramasi hewan secara teratur, jangan hanya satu kali. Umpama disampo satu kali," kata pengajar di Departemen Parasitologi FKH UGM, Dr drh Ana Sahara MSi kepada detikcom lewat pesan singkat, Sabtu (30/5/2020).

Ana menjalaskan kutu yang biasa ditemukan di kucing yakni Felicola subrostratus, sedangkan pinjal yang banyak ditemukan di binatang yaitu Pulex irritans L, Ctenocephalides felis (Bouche), Ctenocephalides canis (Curtis), dan Xenopsylla cheopis (Roths). Dua jenis ektoparasit ini juga berbeda siklus hidupnya.

Ana menyebut kutu kucing kerap mengakibatkan kucing mengalami gatal hingga bulunya rontok. Kutu ini juga tidak menyerang manusia. Sementara pinjal menghisap darah inangnya dan bisa menyerang manusia sehingga mengakibatkan gatal hingga reaksi alergi.

Selanjutnya
Halaman
1 2