Masih Pandemi, Tak Ada Tradisi Kupatan Syawal di Rembang Tahun Ini

Arif Syaefudin - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 16:48 WIB
Bupati Rembang, Abdul Hafidz umumkan Rembang KLB Corona, Sabtu (28/3/2020).
Foto: Bupati Rembang, Abdul Hafidz umumkan Rembang KLB Corona, Sabtu (28/3/2020). (Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Bupati Rembang Abdul Hafidz memastikan tradisi Syawalan di Rembang yakni Kupatan, tidak akan terselenggara tahun ini. Hal itu karena berbenturan dengan protokol kesehatan di masa pandemi virus Corona atau COVID-19.

"Yang wajib saja kita perketat, mosok (masak) yang tradisi seperti itu kita biarkan, ya nggak lah," kata Hafidz kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Kupatan merupakan tradisi Syawalan yang setiap tahun dilaksanakan oleh Desa Tasikagung Kecamatan kota Rembang. Tradisi seperti ini dilaksanakan dengan bentuk festival yang berlangsung selama seminggu penuh.

Puncak dari tradisi ini biasanya jatuh seminggu selepas hari raya Idul Fitri. Puncak acara yakni prosesi larung sesaji oleh para nelayan di laut sebagai wujud syukur atas hasil laut selama setahun.

Selanjutnya
Halaman
1 2