Round-Up

Imbas Tabrak Warga Hingga Tewas, Kapolsek di Rembang Dicopot

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 09:28 WIB
Ayah korban balita, Mahfudz menyebut Kapolsek yang menabrak rumahnya sempat mengelak bahwa ia yang mengendarai mobil tersebut.
Rumah yang ditabrak mobil Kapolsek di Rembang. (Foto: Arif Syaefudin)
Rembang -

Iptu S, salah seorang Kapolsek di Rembang, kini harus kehilangan jabatannya. Dia dicopot dari posisi Kapolsek buntut kejadian mobil yang dikemudikannya menabrak sebuah rumah yang menewaskan dua penghuninya di Pamotan, Rembang.

Pengendara mobil itu yakni Kapolsek di Rembang berinisial Iptu S, telah diamankan tim Polda Jateng. Barang bukti kendaraan kini berada di Satlantas Polres Rembang.

Buntut dari peristiwa maut tersebut, jabatannya sebagai Kapolsek telah dicopot. Dan rencananya akan digantikan dengan sosok baru sesegera mungkin.

"Sementara begitu (dicopot dari jabatan)," kata Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto melalui pesan singkat, Rabu (27/5).

Tak hanya itu, Dolly juga memastikan akan segera mengganti Iptu S dengan Kapolsek yang baru. "Ini sudah pasti (Kapolsek diganti)," imbuhnya.

Pihak keluarga korban mengungkap berbagai fakta yang terjadi sesaat setelah insiden mobil Panther menabrak rumah yang dikendarai Kapolsek tersebut. Mulai dari Iptu S sempat mengelak mengemudikan mobil nahas tersebut.


Selain itu, Mahfudz juga mengaku mencium aroma alkohol saat berbicara dengan yang bersangkutan. "Ya kondisinya kayak orang mabuk, soalnya bau minuman (alkohol). Iya sempet deket itu mulutnya sama saya itu, pas hadapan sama saya," jelasnya.

Tak hanya mencium aroma alkohol, Mahfud menyebut ia melihat gelagat gagap dari sang Kapolsek. Bahkan, bola mata disebut Mahfudz berwarna merah. "Agak gagap, kalau orang mabuk kan omongannya gak jelas, matanya merah," paparnya.

Simak video 'Mobil Kapolsek Tabrak Rumah di Rembang, Balita dan Neneknya Tewas':

(mbr/mbr)