Buntut Pasien Corona Kabur dari Jakarta, 25 Warga Brebes Di-Rapid Test

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 16:57 WIB
25 warga di Brebes jalani rapid test usai kontak dengan pasien Corona yang kabur dari RS dan nekat mudik, Rabu (27/5/2020).
25 warga di Brebes jalani rapid test usai kontak dengan pasien Corona yang kabur dari Jakarta dan nekat mudik, Rabu (27/5/2020). (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Sebanyak 25 orang warga Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menjalani rapid test. Mereka diperiksa karena pernah kontak dengan seorang pasien virus Corona (COVID-19) yang kabur dari rumah sakit di Jakarta dan nekat mudik ke Brebes.

"Hasil tracking petugas muncul 25 nama yang berhubungan dan menjalin kontak dengan pasien ini. Sehingga hari ini, kami tes darahnya," kata Kepala Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Tanjung, Adhi Supriadi saat memantau jalannya rapid test, Rabu (27/5/2020).

Mereka diperiksa oleh petugas Puskesmas Tanjung. Adhi menjelaskan, 25 orang ini terdiri dari keluarga inti pasien, tetangga, tukang becak, anggota karang taruna, sopir ambulans desa.

"Selama berada di Sengon, pasien ini memang sempat berkeliaran ke mana-mana. Sehingga terjadi interaksi dengan orang-orang di sekitarnya," ujar Adhi.

Selain rapid test, 25 orang ini juga diberi suplemen vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh. Mereka juga diminta untuk menjalani karantina mandiri di tempat tinggal masing-masing.

Bagi keluarga pasien, pemeriksaan ini untuk kedua kalinya. Sebelumnya mereka telah diperiksa dengan metode yang sama pada Minggu (24/5).

"Keluarga pasien sekarang sudah dua kali diperiksa. Kalau warga hasil tracking ini adalah pemeriksaan yang pertama," ungkap Adhi.

Untuk hasil pemeriksaan kali ini, lanjutnya, tidak ada yang reaktif. Namun demikian, pihaknya akan melakukan pemeriksaan tahap berikutnya dua pekan mendatang untuk memastikan ada tidaknya penularan virus Corona.

Sementara, salah satu warga Sengon yang ikut rapid test, Rawin (53) mengaku sempat bertemu pasien saat akan membayar utang.

"Bertemu biasa saja. Dia membayar utang," ucap Warin.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2