Bansos Hanya Sampai Juni, Pemda DIY Mulai Siapkan Skema New Normal

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 04:08 WIB
Selain Malioboro dan Titik Nol Kilometer, Tugu Pal Putih Yogyakarta menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan.
Tugu Pal Putih Yogyakarta. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai melakukan persiapan dan menyusun skema new normal. Rencananya, penerapan new normal ini akan diberlakukan secara bertahap mulai bulan Juli 2020 seiring dengan habisnya bantuan sosial pandemi virus Corona (COVID-19) dari pemerintah.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan persiapan dalam menerapkan new normal ini harus diperhitungkan dengan matang. Apalagi bulan Juli bansos kemungkinan sudah tidak turun sehingga setidaknya pada bulan Juli aktivitas ekonomi masyarakat sudah bisa berjalan. Hal itu menjadi salah satu alasan penerapan new normal.

"Bantuan sosial sampai Juni, maka harus kami perhitungkan dengan cermat bahwa ekonomi sudah mulai bergulir pada Juli karena bansos itu sampai Juni. Nah, bagaimana di Juli itu masyarakat sudah bisa beraktivitas secara ekonomis," kata Aji di kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Jumat (22/5/2020).

Aji menjelaskan, jika kondisi ini terus berkepanjangan dan tidak ada aktivitas ekonomi maka pemerintah dan masyarakat akan kesulitan. Dalam artian APBD dan APBN terbatas sedangkan masyarakat tidak bisa beraktivitas dan hanya mengandalkan bantuan pemerintah.

"Dana dari APBD maupun APBN terbatas, masyarakat juga ingin mengembangkan diri. Terima bantuan tetapi tidak bisa beraktivitas secara ekonomis tentu juga menyusahkan," bebernya.

"Tetapi sekali lagi walaupun ke depan kita berlakukan seperti itu (new normal), protokol kesehatan tetap menjadi nomor satu," lanjutnya.

Menko PMK Sebut Perbedaan Data Jadi Kendala Penyaluran Bansos:

Selanjutnya
Halaman
1 2