Sudah 377 Kendaraan Dilarang Masuk Klaten di Perbatasan Yogya

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 18 Mei 2020 17:25 WIB
Terminal Ir Soekarno, Klaten, Senin (18/5/2020).
Terminal Ir Soekarno, Klaten, Senin (18/5/2020). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Polisi melakukan penyekatan perbatasan Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Prambanan, Kabupaten Klaten. Selama penyekatan, polisi menindak ratusan kendaraan mulai dari teguran hingga diminta putar balik.

"Dari tanggal pelaksanaan di perbatasan Prambanan sejak 24 April sampai 17 Mei 2020 sudah ada 377 kendaraan. Sebanyak 20 persen kita putar balik dan sisanya kami tegur karena tak mengenakan masker," kata Kasat Lantas Polres Klaten AKP Bobby Anugerah Rachman, Senin (18/5/2020).

Rincian kendaraan yakni 233 unit roda empat, 28 unit kendaraan umum dan 116 unit kendaraan roda dua. Dari jumlah tersebut tidak ada yang dikenakan tilang.

"Belum kita kenakan tindakan (hukum). Tapi kalau ngeyel dan melawan petugas kita kenakan sanksi tilang," lanjut Bobby.

Bobby mengatakan jumlah kendaraan yang terjaring penyekatan tidak sebanyak daerah lain. Hal itu disebabkan Yogyakarta bukan wilayah keberangkatan pemudik.

"Kenapa jumlah sedikit? Karena dari tahun ke tahun lebaran jumlah kendaraan dari Solo ke Yogyakarta lebih padat daripada dari Yogyakarta ke arah Solo. Kenapa? Ya karena Yogya itu tujuan pemudik, bukan daerah pemberangkatan pemudik," terang Bobby.

Penyekatan oleh Polres Klaten hanya dilakukan di satu titik yakni Kecamatan Prambanan wilayah barat. Di wilayah timur tidak dilakukan sebab pemudik yang nekat akan terjaring oleh penyekatan Polres lain.

"Yang dari timur sepi sebab tersaring di Polres lain mulai dari Sragen dan di Pantura mulai dari Brebes. Hanya jalur selatan yang kita antisipasi," kata Bobby.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2