Wonosobo Zona Merah Corona, Begini Aturan Pembatasan Transportasinya

Uje Hartono - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 13:42 WIB
Pemeriksaan kendaraan di Wonosobo, Jumat (8/5/2020).
Foto: Pemeriksaan kendaraan di Wonosobo, Jumat (8/5/2020). (Uje Hartono/detikcom)
Wonosobo -

Kabupaten Wonosobo telah menjadi zona merah virus Corona atau COVID-19. Aturan terkait pengendalian moda transportasi di daerah ini akan berlaku mulai hingga 31 Mei 2020. Seperti apa pengaturannya?

"Berdasarkan hasil rapat Rencana Operasi Deteksi dan Mitigasi Percepatan Penanganan COVID-19, pelaksanaan pengendalian moda transportasi ini mulai tanggal 8 Mei hingga 31 Mei 2020, 24 jam nonstop," kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Wonosobo Bagyo Sarastono saat dihubungi detikcom, Jumat (8/5/2020).

Dalam aturan tersebut, pengendara diwajibkan membawa surat jalan dari RT/RW atau instansi tempat berkerja. Selain itu, pengendara juga diwajibkan untuk memakai masker, membawa hand sanitizer, dan untuk mobil penumpang diminta membatasi jumlah penumpangnya.

"Dalam pelaksanaannya, jika didapati ada kendaraan yang melanggar akan dikenakan sanksi. Mulai dari teguran, tertulis, diminta putar balik hingga ditahan KTP-nya," terangnya.

Bagyo menyebut selama masa uji coba pengendalian moda transportasi tanggal 1-7 Mei 2020, tercatat ada 552 kendaraan yang dihalau saat masuk Wonosobo. Kemudian, dari arah dalam Kabupaten Wonosobo dengan tujuan luar kabupaten terjaring 512 kendaraan.

"Wonosobo statusnya sudah zona merah COVID-19. Dengan pertimbangan itu, makanya dilakukan pembatasan moda transportasi," ujarnya.

Simak juga video Izinkan Transportasi Beroperasi, Kemenhub Sedang Siapkan Surat Edaran:

(sip/ams)