Kasus Corona di Solo Terus Bertambah, Pemkot Segera Rakor Penanganan

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 04:12 WIB
Poster
Ilustrasi PSBB saat pandemi Corona (Foto: Edi Wahyono)
Solo -

Kota Solo mencatat penambahan jumlah kasus positif virus Corona atau COVID-19 yang cukup signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Dari sebelumnya yang berjumlah 18 orang, kini bertambah empat orang menjadi 22 orang.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani mengatakan tambahan empat orang tersebut, dua di antaranya meninggal dunia dan dua dirawat. Keempatnya sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

"Dua orang meninggal berasal dari Kelurahan Mojosongo, laki-laki, usia 81 tahun, dan dari Kelurahan Jebres, laki-laki usia 53 tahun. Untuk riwayatnya masih kita telusuri," kata Ahyani dalam jumpa pers di Loji Gandrung, Rabu (29/4/2020).

Sementara dua orang positif yang dirawat adalah warga Kelurahan Banyuanyar, laki-laki berusia 32 tahun dan warga Kelurahan Jebres, dan laki-laki berusia 53 tahun. Dinas Kesehatan juga masih menelusuri riwayatnya.

Ahyani menilai penambahan tersebut cukup signifikan sehingga perlu dilakukan penanganan. Pihaknya masih akan melakukan koordinasi terkait usulan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

"Penambahan ini menunjukkan Solo perlu diwaspadai. Insyaallah akan kita lakukan tindakan. Terkait PKM atau PSBB sepertinya belum, tapi akan kita gelar rakor dulu bersama instansi terkait," katanya.

Adapun dari jumlah 22 orang terkonfirmasi COVID-19 itu, 13 orang dirawat, lima orang sembuh dan empat orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah warga luar Solo yang ditangani di RS Solo berjumlah 46 orang.

(ams/mbr)