Terciduk Tambang Batu Kapur Ilegal, 5 Warga Rembang Diringkus Polisi

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 18:22 WIB
5 orang terduga pelaku tambang ilegal di Rembang
Foto: 5 orang terduga pelaku tambang ilegal di Rembang (Didin/detikcom)
Rembang -

Lima orang yang terciduk melakukan penambangan ilegal di wilayah perbukitan Desa Lodan Kulon Kecamatan Sarang, Rembang ditangkap polisi. Kelima orang ini tertangkap basah sedang mengambil batu kapur dan tanah di lokasi tanpa izin.

Kelima warga yang ditangkap itu berinisial S (29), DH (32) dan AB (24) warga Kecamatan Sarang, FC (32) warga Kecamatan Sedan, dan S (52) warga Kecamatan Pamotan, Rembang.

"Kami mengamankan 5 orang tersangka, kami amankan dari wilayah Sarang, di area perbukitan di sana. Kami kenai terkait dengan Undang-undang Penambangan tanpa izin dan mineral. Kami ingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan tanpa izin," kata Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto saat jumpa pers di kantornya, Kamis (23/4/2020).

Dolly menjelaskan para pelaku penambang liar ini sudah melakukan aktivitas tersebut selama sekitar dua bulan. Mereka beraktivitas secara perorangan, dan tidak tergabung dalam perusahaan.

"Mereka mengambil batu kapur, tanah, tanpa izin. Kita amankan ada alat berat, beberapa truk, sarana-sarana pengangkut, yang kemudian kami gunakan sebagai alat bukti. Mereka sudah melakukan aktivitas ini sekitar 2 sampai 3 bulan," paparnya.