Round-Up

15 WN India Sebulan Tinggal di Masjid Sleman: 9 PDP-6 Takmir Diisolasi

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 07:41 WIB
15 WNA India di Masjid Jami Al-Ittihaad, Sleman, Rabu (22/4/2020).
15 WNA India di Masjid Jami' Al-Ittihaad, Sleman (Foto: Jauh Hari Wawan S./detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 15 warga negara asing (WNA) asal India sudah tinggal selama satu bulan lebih di sebuah masjid di Sleman, DIY. Mereka akhirnya menjalani rapid test. Hasilnya, 9 orang di antaranya dinyatakan PDP Corona.

"Mereka (15 WNA India) datang dua gelombang, semuanya laki-laki antara 40-60 tahun. Selama di sini tinggal di lantai 2 masjid. Mereka sudah tinggal di masjid ini sejak sebulan yang lalu," ujar Ketua RW 05 Dusun Kocoran, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Rochpradejono kepada wartawan di Masjid Jami' Al-Ittihaad, Sleman, Rabu (22/4/2020).

Dia mengungkapkan, 15 WN India itu seharusnya sudah pulang ke negara asal. Namun, justru tertahan di Indonesia dikarenakan India lockdown.

"Tanggal 15 April 2020 harusnya sudah pulang tapi karena lockdown jadi tertahan hingga saat ini," kata Rochpradejono.


Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo menjelaskan para WN India itu telah menjalani rapid test. Hasilnya, 9 orang di antaranya lanjut menjalani tes swab virus Corona atau COVID-19.

"Yang jemaah WN India kemarin ada 15 yang dites, 9 di antaranya reaktif sehingga tadi dilanjutkan pengambilan swab tenggorok di RSA UGM," kata Joko.

Jelang Ramadan, 473 Masjid di Kendari Disemprot Disinfektan:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3