Ada 8 Kasus Baru Corona di Banyumas, Termasuk Ibu Hamil dan 2 Perawat

Arbi Anugrah - detikNews
Rabu, 22 Apr 2020 10:53 WIB
Poster
Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono
Banyumas -

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengonfirmasi tambahan 8 kasus positif virus Corona atau COVID-19 di daerahnya. Dua di antaranya adalah perawat yang bekerja di rumah sakit di Banyumas. Husein mengatakan bahwa salah satu dari perawat tersebut kemungkinan terpapar di tempat kerjanya.

"Maka kemudian ada tambahan 8 orang terkonfirmasi positif (terjangkit Corona)," demikian disampaikan Achmad Husein dalam video yang diunggah di akun instagramnya @ir_achmadhusein seperti dilihat detikcom, Rabu (22/4/2020).

Data ini merupakan update terbaru pada hari ini pukul 02.30 WIB. Achmad Husein mengungkap ada akumulasi atau penumpukan tes swab selama 20 hari dari tanggal 1-21 April 2020, yang hasilnya baru diterima pada hari ini.

"(Dua perawat yang dinyatakan positif Corona) Satu, PDP (pasien dalam pengawasan) perempuan (usia) 38 tahun, perawat RS Banyumas, asal Desa Adisana, Kecamatan Kepasen, kemungkinan besar terpapar dari Bandung. Kedua, PDP perempuan 44 tahun, perawat RS Banyumas, asal (Kecamatan) Kedunggede, Banyumas, kemungkinan terpapar di tempat kerja," urainya.


Selanjutnya, ada enam orang PDP virus Corona lainnya yang juga dinyatakan positif virus Corona, salah seorang seorang di antaranya yakni perempuan hamil berusia 37 asal Kecamatan Jatilawang. Pasien ini, kata Achmad Husein diduga terpapar virus Corona dari Jakarta.

"PDP perempuan ini merupakan ibu hamil yang sudah melahirkan dengan kondisi baik," ujarnya.

Berdasarkan data di website covid19.banyumaskab.go.id kasus virus Corona di Banyumas hingga saat ini tercatat sebanyak 13 orang. Dengan rincian, 6 orang masih dirawat, 2 orang meninggal dunia, dan 5 pasien dinyatakan sembuh.

Pandemi Corona, Ini 3 Jurus Jokowi Selamatkan Sektor Riil:

(mbr/sip)