Pemda DIY: Larangan Mudik Jokowi Bagus, Bisa Batasi Kesulitan Kita

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 18:47 WIB
Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (Sekda DIY), Kadarmanta Baskara Aji
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang seluruh warga mudik Lebaran untuk menekan penyebaran virus Corona atau COVID-19. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menilai kebijakan itu bisa memangkas jumlah pemudik yang datang ke Kota Gudeg.

"Ada larangan dari Presiden terhadap pemudik saya kira bagus saja, karena kemudian bisa membatasi kesulitan kita pada saat kita kedatangan banyak orang," kata Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (Sekda DIY) Kadarmanta Baskara Aji saat ditemui wartawan di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Selasa (21/4/2020).

Untuk menindaklanjuti kebijakan tersebut, Pemda DIY bakal menggalakkan pemeriksaan di perbatasan DIY. Ini dilakukan untuk antisipasi para perantau yang ngeyel mudik.

"Di jalan-jalan itu sekarang agak kendur ya, karena di Jakarta sendiri sudah PSBB, seluruh kendaraan, seluruh angkutan, sudah dibatasi, sehingga mereka sulit ke Jawa Tengah, sulit ke Jawa Timur," ujarnya.

"Tapi nanti bisa berbeda kalau sudah mendekati Lebaran, ada yang curi start. Jadi, sebelum Lebaran, sudah datang. Karena itu, kami jelas galakkan pemeriksaan agar semuanya lebih tertib lagi," sambung Aji.

Aji pun meminta pemerintah daerah di wilayah keberangkatan pemudik tegas melaksanakan kebijakan tersebut. Menurutnya, dengan berkurangnya kendaraan dari luar kota yang masuk DIY, pengawasan yang dilakukan pihaknya semakin mudah.

"Karena kalau kemudian larangan yang diselenggarakan (Presiden Jokowi) itu membatasi jumlah kendaraan dari luar kota ke Yogya, saya kira itu jauh lebih mudah (mengawasi dan memeriksa pendatang di perbatasan)," ucap Aji.