Round-Up

Dilema PSBB: Semarang Menimbang Efektivitas, Solo Mengaku Tak Mampu

Angling AP, Bayu Ardi I - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 07:44 WIB
psbb jabar
Foto: Getty Images/iStockphoto/nzphotonz
Semarang -

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih menjadi dilema bagi dua kota besar di Jawa Tengah, yaitu Kota Semarang dan Solo. Beberapa pertimbangan harus dihitung terkait pengaruh, dampak, efektivitas serta kemampuan keuangan daerah tersebut.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi mengatakan koordinasi sudah dilakukan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Salah satu yang dikoordinasikan yaitu apakah efektif jika hanya Kota Semarang yang PSBB, mengingat setiap hari ribuan buruh dari daerah sekitar datang untuk bekerja.

"Saya Jumat malam dikomunikasi Pak Gubernur, beliau juga sudah sampaikan pandangannya supaya Semarang segera PSBB. Saya bilang saya minta waktu untuk berhitung, insyaallah kalau mengenai anggaran kami tidak ada masalah, persoalannya kalau hanya Semarang sendiri apakah nanti bisa efektif?" kata Hendi di kantornya, Senin (20/4).

"Maka pandangan saya hari ini saya akan mencoba berkomunikasi dengan Pak Gubernur, kalau toh PSBB mestinya Semarang disertai beberapa daerah yang berbatasan langsung dengan Semarang. Seperti Demak, Kendal, minimal itu, syukur bisa ke wilayah lain seperti Kabupaten Semarang," lanjutnya.

Saat ini Hendi juga masih menghitung terkait bantuan yang diberikan kepada warga terdampak COVID-19 atau Corona jika PSBB berlaku. Termasuk apakah bantuan itu bisa membuat orang tidak keluar rumah untuk membeli bahan pokok. Karena itu Hendi akan merapatkan hal itu dengan Forkompimda dan sejumlah pakar.

"Kita harus berhitung bahwa warga Semarang ini tidak hanya dari kelompok yang mempunyai tabungan, orang yang mampu, kita berhitung," kata Hendi.

"Kalau kemudian pemerintah sudah memberikan suplai ternyata mereka dihitung masih punya celah tidak bisa lawan aktivitas dan berbelanja bahan makanan, apa kemudian yg terjadi di kota ini? Harus dihitung, maka saya tidak mau emosional dalam pengajuan PSBB, saya ingin semua ikut terlibat," sambungnya.