Kontak dengan Pasien Corona Klaster Ijtima, 154 Warga Klaten Ikut Rapid Test

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 20 Apr 2020 15:06 WIB
Peserta Ijtima asal Kecamatan Juwiring, Klaten, dijemput untuk menjalani pemeriksaan
Foto: Peserta Ijtima di Gowa asal Kecamatan Juwiring, Klaten, dijemput untuk menjalani pemeriksaan. (Istimewa)
Klaten -

Lima peserta Ijtima Gowa asal Klaten dinyatakan positif Corona. Imbasnya, 152 warga yang sempat melakukan kontak dengan lima orang peserta Ijtima itu menjalani rapid test virus Corona atau COVID-19.

"Jadi yang diperiksa ini bukan per KK tapi orang per orang yang kontak dengan lima peserta Ijtima yang positif. Misalnya saya kontak dan A, hanya A yang diperiksa," kata juru bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19 Kabupaten Klaten, dokter Cahyono Widodo, Senin (20/4/2020).

Cahyono mengatakan 154 warga yang diperiksa itu berasal dari dua kecamatan. Yaitu 108 orang dari Kecamatan Wonosari dan 46 dari Kecamatan Juwiring.

"108 orang dari Wonosari dan 46 dari Juwiring. Mereka diperiksa di tempat masing-masing oleh tim gugus," lanjut Cahyono.


Cahyono menyebut pemeriksaan itu dilakukan secara bertahap dan bergantian. Pemeriksaan virus Corona ini dengan rapid test tanpa disertai tes swab.

"Jadi ini rapid test, tes cepat hanya butuh satu hari. Nanti kita lihat hasilnya seperti apa dan hanya satu hari ini," sambung Cahyono.

Dia menambahkan jika hasil rapid test menunjukkan positif, maka tim akan melanjutkan dengan uji swab untuk memastikan.

"Kalau hasilnya ada yang positif, kita lanjutkan dengan swab. Tapi sejauh ini kondisi lima yang sudah dinyatakan positif dan dirawat semua baik," terang Cahyono.

Cahyono menyebut dua kecamatan itu bukan berarti zona merah. Hanya saja, di dua kecamatan itu pihaknya menemukan kasus COVID-19.

"Yang jelas di dua wilayah itu ada kasus. Kalau di peta sebaran ada warna merah hanya agar tampak dan yang penting waspada dengan jaga kebersihan, jaga jarak, jaga kesehatan dan lainnya," terang Cahyono.

Mereka-mereka yang Tiga Kali Terinfeksi Corona: