10 Warga Banyumas Kena Corona dari Klaster Ijtima Gowa, 1 Daerah Diisolasi

Arbi Anugrah - detikNews
Sabtu, 18 Apr 2020 12:10 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Banyumas -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas melakukan karantina beberapa wilayah di Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat. Ini dilakukan setelah 10 warga diketahui positif virus Corona atau COVID-19.

"Yang Kober ini memang karena memang perkampungan dan jamaah untuk tempat ibadah. Ini kemudian berkembang menjadi banyak, yang sudah di tracking 10 (rapid test). Daerah sini kita akan isolasi total untuk di daerah Kober, kita akan mengisolasi total daerah itu. Ini yang kemungkinan besar masih bisa berkembang," kata Bupati Banyumas Achmad Husein dalam melalui akun instagram @ir_achmadhusein seperti dikutip detikcom, Sabtu (18/4/2020).

Hussein menyebut kasus Corona ini merupakan klaster Ijtima Dunia Gowa, Makassar. Mulanya hanya ada satu warga yang mengikuti tablig akbar tersebut.

"Dari 10 orang tersebut yang positif rapid test dari Desa Purbadana, Kecamatan Kembaran; Desa Kedungwaringin, Kecamatan Patikraja; Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara; dan Tanjung Purwokerto Selatan," ujar Husein.

Hussein mengatakan beberapa warga Corona dari daerah tersebut sudah dibawa untuk diisolasi. Seorang warga peserta Ijtima Gowa yang diduga sebagai kasus pertama di Kober juga sudah dirawat di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo.

"Kemudian satu itu ternyata sudah ada di Margono, dan hasil swabnya positif itu yang di Patikraja, dan awal mula tidak ketahuan kalau itu dari Gowa. Begitu positif baru terus terang dari Gowa," urainya.

Dari kasus di kelurahan Kober dan kaitannya, pihaknya sudah langsung melakukan rapid test secara maraton pada Jumat (17/4) kemarin. Diketahui ternyata yang mengikuti Ijtima Gowa berjumlah sekitar 61-62 orang dari beberapa kelompok.

Hasil Tes Negatif, 161 Jemaah Ijtima Ulama Dunia di Gowa Dipulangkan: