Dampak Corona, Penerima PKH dan BPNT di Klaten Ditambah 44 Ribu Orang

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 15 Apr 2020 12:53 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan bantuan sembako bagi warga terdampak pandemi Corona
Foto: Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan bantuan sembako bagi warga terdampak pandemi Corona. (Achmad Syauqi detikcom)
Klaten -

Kabupaten Klaten mendapatkan alokasi tambahan peserta penerima bantuan sosial sebanyak 44.000 keluarga penerima manfaat (KPM) dari pemerintah pusat akibat pandemi virus Corona atau COVID-19. Tambahan kuota ini untuk program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT).

"Dengan adanya COVID ini ada perluasan atau tambahan kuota peserta. Di Klaten ada 4.000 an tambahan kuota untuk PKH dan 40.000 untuk BPNT," kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemkab Klaten, Much Nasir kepada detikcom, Rabu (15/4/2020).

Nasir menjelaskan tambahan PKH itu diambilkan dari data warga miskin yang sudah masuk dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan sosial (DTKS) di pemerintah pusat sejak 2019. DTKS menjadi sumber data utama sebab sudah dilakukan verifikasi.

"Jadi nanti semua sumbernya DTKS. Selain PKH, BPNT juga akan ada perluasan peserta," lanjut Nasir.

Sementara itu, untuk BNPT ada tambahan kuota 40 ribu. Data penerima bantuan ini by name dan by address sudah di tangan dinas dan di pemerintah pusat.

"By name, by address nanti yang menentukan sana (pusat). Yang terdampak langsung Corona juga sudah dilakukan pendataan," imbuh Nasir.

Nasir menambahkan khusus untuk penerima PKH mulai bulan ini ada perbedaan cara penyaluran. Jika sebelumnya disalurkan tiga bulan sekali, mulai bulan ini disalurkan setiap satu bulan sekali.

"Jadi begini, untuk PKH ini mulai bulan April realisasinya per bulan. Selama ini kan tiga bulan sekali," jelas Nasir.