Pandemi Corona

3 Terduga Provokator Penolakan Jenazah Perawat Semarang Diamankan Polisi!

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 11 Apr 2020 17:02 WIB
Permintaan maaf perwakilan warga penolakan jenazah perawat Corona
Perwakilan warga menyampaikan permintaan maaf atas penolakan jenazah perawat pasien Corona di Semarang. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Polda Jawa Tengah mengamankan 3 orang terkait penolakan jenazah perawat positif virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Semarang. Tiga orang tersebut kini masih diperiksa di Mapolda Jateng.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Budi Haryanto mengatakan tiga orang pria tersebut diamankan karena diduga menjadi provokator dalam aksi penolakan jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Siwarak, lingkungan Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang pada Kamis (9/4) lalu.

"Kami dari pihak kepolisian mengamankan 3 orang yang kita duga jadi provokator, memprovokasi warga sehingga warga menolak acara pemakaman yang sudah sesuai standar dan SOP," kata Budi kepada wartawan di Mapolda Jateng, Sabtu (11/4/2020).

Budi juga menjelaskan polisi paham dengan kekhawatiran sejumlah masyarakat soal penyebaran virus Corona. Namun ia memastikan pemerintah tidak ceroboh dalam pemakaman pasien positif virus Corona.

"Kami pasti mengawal dan pemerintah tidak mungkin ceroboh, tidak mungkin tidak perhatikan keselamatan warga. Setiap pemakaman jenazah terinveksi Corona sudah dapatkan SOP," jelasnya.

Ganjar Minta Maaf Soal Penolakan Jenazah Terjangkit Corona di Semarang: