Pandemi Corona

Tangani Corona, Klaten Siap Geser Dana Bangun Taman Kuliner-Masjid

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 15:24 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Klaten -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menyisir anggaran yang bisa digeser untuk penanganan penyebaran Virus Corona atau COVID-19. Setelah memangkas anggaran perjalanan dinas sebanyak 35 persen, Pemkab Klaten menyiapkan opsi menggeser anggaran proyek fisik APBD 2020.

"Anggaran sudah kami sisir, mana yang memang bisa digeser dan mana yang tetap program itu lanjut. Sementara program fisik strategis daerah sampai saat ini masih lanjut, tapi kalau memang anggaran penanganan COVID tidak mencukupi nanti bisa kami tunda," kata Bupati Klaten Sri Mulyani di sela memimpin pertemuan BAZNAS dengan OPD, camat dan Kades di halaman Pemkab, Senin (6/4/2020).

Mulyani menyebut ada empat proyek strategis daerah yang sudah ditetapkan. Di antaranya pembangunan gedung pertemuan di Buntalan, masjid Pemkab, taman kuliner dan gedung BPBD.

"Ada empat proyek strategis daerah yang sudah saya tetapkan. Kalau memang dari pergeseran anggaran masih sangat kecil nanti bisa kami tunda untuk pembangunan gedung BPBD," lanjut Mulyani.

Mulyani menyebut gedung BPBD saat ini sangat vital perannya dalam penanganan Corona. Jika nanti harus pindah ke gedung baru, sangat repot.

"Para ASN akan kerepotan memindah barang. Ini (penundaan) akan kami rapatkan dengan tim teknis," sambung Mulyani.

Nilai proyek gedung BPBD, tambah Mulyani sekitar Rp 6-8 miliar. Sedangkan total empat proyek strategis itu mencapai sekitar Rp 100 miliar.

"Kurang lebih semua Rp 100 miliar. Yang paling besar di Buntalan, BPBD cuma Rp 6-8 miliar, masjid Pemda Rp 6 miliar dan taman kuliner hanya Rp 3 miliar," imbuh Mulyani.

Selanjutnya
Halaman
1 2