Round-Up

Cerita di Balik Viral Pengantin Berjas Hujan Gegara Corona di Temanggung

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 07:28 WIB
Pengantin pakai jas hujan di Temanggung.
Pengantin memakai jas hujan di Temanggung. (Foto: dok. Istimewa)

Terkait pernikahan di Desa Katekan yang pengantinnya memakai jas hujan plastik, Saefudin tak mempermasalahkannya. Menurutnya, aturannya cukup memakai masker sama sarung tangan. Namun karena pengantin disarankan memakai APD oleh puskesmas, akhirnya pengantin menggunakan jas hujan.

"SOP-nya kan cukup pakai masker sama sarung tangan, tapi karena masyarakat yang bersangkutan itu disarankan dari puskesmas pakai itu mau, ya akhirnya kita menggabungkan dari protap Kemenag demi kebaikan," ujarnya.

"Semuanya dari puskesmas ya kita ikuti saja. Yang penting bisa jalan dan diharapkan tidak ada masalah apa-apa tentang kesehatan," sambungnya.

Kades Katekan Ginari menambahkan, sedianya pernikahan tersebut dilangsungkan dengan resepsi layaknya pernikahan pada umumnya. Namun, karena situasi saat ini pandemi virus Corona, hanya dilangsungkan akad nikah.

"Itu memang beneran. Itu tidak dibuat-buat. Awalnya, dua mempelai sudah sepakat mengadakan pernikahan, Kamis (26/3). Itu yang perempuan nama Nafisah, warga Lamuk, Katekan. Mempelai laki-laki dari Sapuran, Wonosobo, Tatang Purwanto," kata Ginari saat dihubungi, Selasa (31/3).

Halaman

(sip/sip)