Rumdin Walkot-Diklat Semarang Dibuka untuk Isolasi Pasien Corona Besok

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 29 Mar 2020 18:42 WIB
Rumah dinas Wali Kota Semarang disiapkan sebagai tempat isolasi pasien Corona, Minggu (29/3/2020).
Simulasi di ruang isolasi pasien Corona di Gedung Diklat Kota Semarang, Minggu (29/3/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Rumah dinas Wali Kota Semarang dan Gedung Diklat Kota Semarang akan dibuka untuk tempat isolasi pasien virus Corona (COVID-19) pada Senin (30/3) besok. Alat dan tenaga medis disebut telah siap.

"Di (Gedung) Diklat ini ada 96 kamar peruntukannya untuk karantina ODP (Orang Dalam Pemantauan). Kalau ada ODP dites rapid terus ada hasil positif masuk Diklat tersebut, ini untuk upaya menstabilkan," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Minggu (29/3/2020).

Pria yang akrab disapa Hendi itu menyebutkan, bagi pasien yang butuh perawatan lebih lanjut maka akan dibawa ke RSUD Wongsonegoro, Kota Semarang.

"Kalau ada kemungkinan terburuk langsung ke RSUD Wongsonegoro," ujarnya.

Rumdin Walkot-Diklat Semarang Dibuka untuk Isolasi Pasien Corona BesokRumah dinas Wali Kota Semarang disiapkan sebagai tempat isolasi pasien Corona, Minggu (29/3/2020). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

Sementara itu untuk tempat isolasi di rumah dinasnya, Hendi menjelaskan terdapat 6 kamar bagi pasien positif Corona dan 94 kamar untuk pasien negatif.

"Di rumah dinas ada 94 kamar untuk PDP yang rapid test-nya negatif, yang positif ada 6 kamar di ruang emergency," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2