Data Positif Corona di Yogya Beda dengan Pusat, Pemda: Data Kami Valid!

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 21:30 WIB
Ketua Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Biwara Yuswantana, Sabtu (28/3/2020).
Foto: Ketua Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Biwara Yuswantana, Sabtu (28/3/2020). (Istimewa)
Yogyakarta -

Pemerintah pusat menyebut ada 22 kasus positif Virus Corona atau COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menyatakan jumlah kasus positif Corona yang dikeluarkan valid yakni 19 kasus.

"Jadi kami di daerah lakukan pendataan sesuai SOP, jadi data di Dinkes diperoleh dari Rumah Sakit rujukan dan BPTKLPP. Data yang kita peroleh kemarin (Jumat 27/3/2020) misalnya, klop antara Rumah Sakit rujukan dan balai (BPTKLPP), dan itu jadi dasar kemudian DIY merilis data," ujar Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Biwara Yuswantana saat jumpa pers di Gedung Pusdalops BPBD DIY, Jalan Kenari, Kota Yogyakarta, Sabtu (28/3/2020).

Hal ini disampaikan Biwara saat menjawab pertanyaan wartawan terkait perbedaan jumlah kasus positif Corona dengan data pusat. Wartawan juga sempat menanyakan data mana yang bisa menjadi acuan masyarakat.

Untuk diketahui, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengungkap data tersebut per hari ini pukul 12.00 WIB. Sedangkan jumpa pers yang disampaikan Biwara di Yogyakarta digelar pada sekitar pukul 18.00 WIB hari ini.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2