Stok di Jateng Menipis, 10 ribu set APD dari Pusat Didatangkan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 18:12 WIB
Jumlah total kasus virus Corona atau Covid-19 di Korsel telah mencapai 7.513 kasus. Korsel pun terus berperang melawan Corona karena jumlah pasien terus bertambah.
Ilustrasi APD. (Foto: Getty Images/Chung Sung-Jun)
Semarang -

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menyebut stok alat pelindung diri (APD) untuk penanganan Corona di rumah sakit makin berkurang. Namun, pekan ini akan datang bantuan 10 ribu set APD.

"Dalam sehari-dua hari akan dapatkan alokasi APD cukup banyak sekitar 10 ribu set dari pusat," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Senin (23/3/2020).

Alokasi APD itu nantinya akan diberikan kepada rumah sakit di Jawa Tengah yang sedang menangani kasus Corona baik PDP maupun positif. Jumlah APD yang dibagikan akan disesuaikan dengan kondisi rumah sakit sehingga jumlah APD tiap rumah sakit tidak sama.

"APD jadi adalah suatu peralatan yang dibutuhkan tenaga kesehatan dalam merawat seseorang suspect atau confirmed. Nanti ke semua rumah sakit yang merawat," terangnya.

Yulianto menuturkan hampir seluruh rumah sakit di Jateng mengalami penipisan stok APD atau hanya cukup untuk 3-5 hari ke depan. Dia berharap datangnya bantuan APD itu bisa mencukupi kebutuhan.

"Sebenernya cukup tapi tidak bisa untuk kebutuhan dua minggu atau 3 minggu, mungkin 3 atau 5 hari ini masih memungkinkan. Makanya banyak upaya dilakukan," jelasnya.

Selain mendapat bantuan, di Jawa Tengah juga berusaha memproduksi sendiri APD berupa baju hazmat. Produsen hazmat ini adalah RSUD Dr Moewardi Solo dengan kapasitas 200-250 potong per hari.

Untuk diketahui di Kota Semarang, ada dua rumah sakit yang membuka donasi karena membutuhkan APD yaitu RSUP dr Kariadi Semarang dan RS Telogorejo Semarang. Ini terlihat di akun resmi instagram dua rumah sakit tersebut. Namun, RSUP dr Kariadi hari ini menutup penerimaan donasi.

Selanjutnya
Halaman
1 2