RSUD Moewardi Solo Bikin Sendiri Baju 'Astronot' untuk Tangani Corona

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 11:14 WIB
Baju Hazmat buatan RSUD Dr Moewardi Solo, Senin (23/3/2020).
Foto: Baju Hazmat buatan RSUD Dr Moewardi Solo, Senin (23/3/2020). (Dok Pemprov Jateng)
Semarang -

Persediaan baju hazmat atau baju 'astronot' untuk penanganan pasien Virus Corona atau COVID-19 yang digunakan tenaga kesehatan di Jawa Tengah menipis. Kini Alat Pelindung Diri (APD) itu diproduksi mandiri di RSUD Dr Moewardi, Solo.

Baju hazmat tersebut diproduksi oleh RSUD Moewardi Solo menggunakan bahan standar pabrikan yakni Polypropylene Spundbound. Kapasitas produksinya disebut bisa mencapai 200-250 APD per hari.

"APD ini sulit dicari, bahkan di beberapa daerah ada yang teriak-teriak kekurangan APD sampai pakai mantel. Kami kemudian berinovasi mencari bahan seperti yang dibuat pabrikan. RSUD Moewardi berhasil membuat inovasi dan kreativitas dengan membuat APD sendiri yang hasilnya sama dengan yang dijual pabrikan dan harganya jauh lebih murah," kata Ganjar di kantor Dinkes Jateng, Semarang, Senin (23/3/2020).

"Silakan rumah sakut di seluruh Jateng koordinasi dengan Dinkes apabila kekurangan APD. Kalau ada yang ingin belajar membuatnya sendiri juga boleh, datang langsung ke Moewardi," imbuhnya.

Selain baju hazmat, saat ini sedang dicari solusi untuk memenuhi kebutuhan APD lain yaitu masker. Ganjar menegaskan pemerintah daerah harus berinovasi dan tidak selalu bergantung dengan pemerintah pusat.

Jokowi: 180 Negara Berebut Masker dan Hand Sanitizer: