Sungai Serang Meluap, Ratusan Keluarga di Boyolali Krisis Air Bersih

Ragil Ajiyanto - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 17:20 WIB
longsor dan banjir di Boyolali, 18/3/2020
Terjangan arus sungai yang membuat jembatan gantung rusak di Boyolali. (Foto: dok. Istimewa)
Boyolali -

Warga Dukuh Kedungsari di Kemusu, Boyolali, mengalami krisis air bersih. Air sumur mereka tercemar dan keruh terdampak banjir besar Sungai Serang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali melakukan dropping air bersih ke kampung di wilayah Boyolali Utara tersebut. Di dukuh tersebut, ada 105 keluarga yang terdampak banjir Sungai Serang.

"Iya, karena air di sumur kotor karena banjir, kami dorong air bersih ke sana," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali, Rabu (18/3/2020).

Hujan deras mengguyur wilayah Boyolali dan hampir merata tadi malam hingga tadi pagi. Hujan tersebut berdampak pada kejadian tanah longsor di beberapa tempat dan banjir di Sungai Serang. Sungai Serang tak mampu menampung debit air yang banyak sehingga meluap membanjiri perkampungan penduduk.


Banjir di sungai yang bermuara di Waduk Kedungombo itu pun meluap dan menggenangi permukiman penduduk di dekatnya, yakni Dukuh Kedungsari, Desa Kemusu, Kecamatan Kemusu.

Di Dukuh Kedungsari, terdapat 105 rumah yang terendam. Banjir juga membawa lumpur dan masuk ke sumur-sumur warga. Akibat kejadian itu, satu rumah rusak berat dan satu kandang hanyut.

Selanjutnya
Halaman
1 2