Dampak Hujan Deras di Boyolali, Jalan Putus hingga Jembatan Miring

Ragil Ajiyanto - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 13:22 WIB
longsor dan banjir di Boyolali, 18/3/2020
Jembatan gantung menjadi miring diterjang arus sungai. (Foto: Istimewa)
Boyolali -

Hujan deras yang mengguyur wilayah Boyolali semalam mengakibatkan tanah longsor di sejumlah lokasi. Selain itu, terjangan arus sungai yang besar mengakibatkan sebuah jembatan gantung menjadi miring.

"Kami sudah menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan longsor," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo, kepada detikcom, Rabu (18/3/2020).

Tanah longsor antara lain menimpa rumah milik Marjo Tuji, warga Dukuh Glagahombo, Desa Senden, Kecamatan Selo, Boyolali. Rumah berdinding tembok itu jebol akibat tertimpa tanah longsor dari tebing di samping rumahnya. Material longsoran pun masuk ke dalam rumah.

Dampak Hujan Deras di Boyolali, Jalan Putus Hingga Jembatan MiringFoto: Istimewa


Tanah longsor juga sempat menutup akses jalan antarkecamatan ruas Cepogo-Ampel, di wilayah Desa Jeruk, Kecamatan Selo. Tebing di samping jalan di lereng Gunung Merbabu tersebut longsor hingga menutup penuh jalan, sehingga jalur tersebut terputus total karena tak bisa dilalui.

"Longsor di jalan Cepogo - Ampel, kami sudah berkoordinasi dengan DPU-PR. Satu alat berat dan Damkar sudah ke sana untuk menyingkirkan material longsor. Sekarang sedang dilakukan pembukaan jalur," jelas Bambang Sinungharjo.


Hujan deras yang terjadi tadi malam hingga pagi tadi juga membuat sungai Serang di Kecamatan Kemusu banjir. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kemusu dengan Desa Bawu, Kecamatan Kemusu terkena dampaknya.

Tonton video Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Depok:

Selanjutnya
Halaman
1 2