Pemuda Ini 7 Tahun Dikurung Ortu Gegara Hobi Hirup Bensin

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 14:16 WIB
Bagas saat diambil foto untuk e-KTP. Dia dikurung 7 tahun karena suka membaui bensin
Bagas saat diambil foto untuk e-KTP (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)

Selama ini, lanjut Eni, keluarga sudah pernah dua kali membawa Bagas ke RSJ. Namun tidak kunjung ada perubahan membaik.

"Pernah dua kali beberapa bulan di RSJ dua bulanan lalu pulang. Biaya gratis sebab pakai BPJS tapi tidak membaik," imbuh Eni.

Meskipun demikian, terang Eni, jika obat dari RSJ dimakan, perilakunya tenang. Saat obatnya habis, anaknya kembali lagi mencari bensin dan mengamuk.

Keluarga, sambung Eni, sudah pasrah. Apalagi suaminya, Eko Prawito (40) juga sakit diabetes, tidak melihat dengan normal dan sudah tidak bekerja lagi dan dirinya hanya jadi tukang jahit.


Pantauan detikcom, Bagas dikurung di dalam satu kamar di bagian depan rumah. Kamar tembok dengan pintu penutup jeruji besi membuat Bagas bisa melihat keluar.

Dengan begitu BA atau keluarga bisa berkomunikasi. Meskipun di dalam kamarnya tidak banyak perabot diletakkan.

Kades Troketon, Kecamatan Pedan, Sunaryo mengatakan Bagas memiliki perilaku aneh sejak kecil. "Sudah pernah dibawa ke RSJ. Tapi belum sembuh sehingga diamankan di rumah oleh keluarga," jelas Sunaryo.

Namun demikian, kata Sunaryo, Bagas tetap mendapatkan perhatian keluarga dan pemerintah. Bahkan dua hari lalu direkam data untuk pembuatan e-KTP.

Halaman

(mbr/sip)