Tolak Omnibus Law, Buruh dan Mahasiswa Geruduk DPRD Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 14:44 WIB
Massa aksi menolak Omnibus Law di depan kantor DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (11/3/2020).
Massa aksi menolak Omnibus Law di depan kantor DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (11/3/2020). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Massa dari kalangan buruh dan mahasiswa mendatangi kantor DPRD Jawa Tengah. Mereka melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Pantauan detikcom, massa aksi tiba sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Pahlawan, Semarang. Mereka berorasi sembari membawa poster bertuliskan penolakan Omnibus Law. Sebelumnya, sebagian massa melakukan long march dari Taman Lele sejak pukul 08.00 WIB.

"Long march dari Taman Lele, jalan, sempat akan menutup tol, tapi menghambat teman-teman yang akan kerja. Kita berhenti di depan pengadilan, saat diminta jalan kita sempat bertahan tapi kemudian kita jalan," kata koordinasi aksi, Deni Andriyanto di Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (11/3/2020).

Deni menjelaskan aksi kali ini merupakan gabungan antara buruh dengan mahasiswa. Mereka sebelumnya sudah bertemu melakukan diskusi soal Omnibus Law.

Tolak Omnibus Law, Buruh dan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD JatengMassa aksi menolak Omnibus Law di depan kantor DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (11/3/2020). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

"Isi draft RUU Cipta Kerja rusak. Draft yang dibuat kadin dan akademisi tidak ada keterlibatan buruh, tentang UU 13 (Ketenagakerjaan) sendiri, padahal itu sudah lumayan baik, harusnya diperbaiki bukan buat yang hasilnya ajur," jelasnya.

Simak Juga Video "Buruh Geruduk Balai Kota-DPRD DKI, Tolak Omnibus Law Cipta Kerja"

[Gambas:Video 20detik]

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2