Penampakan Detail Keris Diponegoro Jepretan Empu Totok di Belanda

Muchus Budi R. - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 14:13 WIB
Keris milik Pangeran Diponegoro yang dikembalikan dari Belanda
Totok memegang keris Pangeran Diponegoro. (Foto: Koleksi pribadi Empu Totok Brojodiningrat)
Solo -

Sekitar 10 bulan yang lalu pembuat keris asal Sukoharjo, Jateng, Empu Totok Brojodiningrat, berkesempatan mengunjungi Museum Volkenkunde di Leiden, Belanda. Dia melihat, memegang, dan mengamati langsung sebuah keris yang diyakini sebagai peninggalan Pangeran Diponegoro. Dia juga sempat mengabadikan wujudnya dalam beberapa foto.

Saat itu, Empu Basuki Teguh Yuwono dan Empu Totok Brojodiningrat didatangkan ke Belanda untuk melihat langsung keris tersebut, sebagai praktisi keris dari Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI).


Verifikator keris Diponegoro, Sri Margana, memang mengatakan bahwa penelitian terkait keris tersebut sudah lama dilakukan. Selain Margana, ada empat peneliti dan satu tim verifikator dari Wina Austria yang turut serta mencermati benda pusaka ini. Ada pula dua empu asal Indonesia yang didatangkan ke Belanda untuk memeriksa keris itu.

Totok menyampaikan bahwa saat itu ada tiga bilah keris yang dia lihat. Sejak awal dia melihat keris yang sekarang telah dikembalikan tersebut memang sudah memperlihatkan tampilan yang mengesankan.

Namun dia mempunyai penilaian lain dibanding sebagian besar pakar dan ahli keris yang menyebut bahwa keris tersebut memiliki dhapur nagasasra.

Pendiri Padepokan Brojodiningrat di Sukoharjo itu menyebut dhapur keris yang diserahkan oleh Belanda ke Indonesia itu berjenis dhapur nagaraja, tangguh (masa pembuatan) Mataram Sultan Agung. Perihal dhapur, Totok berpegang pada ciri khusus pada kuluk atau mahkota yang ada di perwujudan kepala naga.

"Kalau kuluk pogog seperti Adhipati Karna itu nagasasra. Kalau kuluk kanigara seperti Batara Kresna atau Baladewa itu (dhapur) nagaraja. Yang saya pegang itu kuluk kanigara. Tapi dalam perkembangannya selalu disebut Nagasasra terus, ya sumangga (silakan), saya juga harus menghormati pendapat itu," kata Totok kepada detikcom usai dialog perkerisan Brotosuro di Solo, Selasa (10/3/2020) malam.

Totok lalu menunjukkan foto saat dia memegang keris tersebut dan foto-foto hasil jepretannya terhadap bilah keris tersebut. Ada foto nampak utuh seluruh bagian, ada pula yang hanya di bagian penting terutama di bagian kamarogan yaitu bagian hiasan yang diberi lapisan emas.

Selanjutnya penampakan keris Diponegoro jepretan Empu Totok...

Simak Juga Video "Raja Belanda Serahkan Keris Pangeran Diponegoro ke Jokowi"

[Gambas:Video 20detik]


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3