Jadi Korban Perampokan Penumpang, Sopir Taksi Online Bersimbah Darah

Ragil Ajiyanto - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 16:24 WIB
Pelaku percobaan perampokan taksi online ditangkap Polres Boyolali, Senin (9/3/2020).
Pelaku percobaan perampokan taksi online ditangkap Polres Boyolali, Senin (9/3/2020). (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Seorang sopir taksi online nyaris menjadi korban perampokan di Boyolali. Korban yang sempat melawan mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya akibat ditusuk pelaku.

"Korban menderita luka di kepala, dan perutnya luka tusuk. Tadi malam dilarikan ke rumah sakit (RSUD) Pandan Arang (Boyolali) dan hari ini dioperasi," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Mulyanto dalam pers rilis di kantornya, Senin (9/3/2020).

Kasus percobaan perampokan tersebut menimpa Muryanto (28) warga Desa Jemowo, Kecamatan Tamansari, Boyolali pada Minggu (8/3) pukul 21.30 WIB. Lokasinya di jalan depan Balai Desa Salakan, Kecamatan Teras, Boyolali.

Sedangkan pelaku bernama Paryanto alias Antok (33) warga Mojolaban, Sukoharjo, saat ini sudah ditangkap. Polisi melumpuhkan pelaku dengan timah panas di betis kaki kirinya, karena mencoba melawan saat akan diamankan.

"Pelakunya malam itu juga sudah berhasil ditangkap," ujar Mulyanto.

Mulyanto menjelaskan kasus ini bermula ketika pelaku memesan taksi online melalui aplikasi. Order pelaku kemudian diterima oleh korban.

Pelaku memesan dari depan RSUD Pandan Arang, Boyolali dengan tujuan ke Omah Dewe di Desa Salakan, Kecamatan Teras. Namun, di tengah perjalanan pelaku mengubah arah tujuan.

"Di tengah perjalanan, saat masuk Desa Salakan, pelaku menjerat leher korban menggunakan kabel data. Namun korban meronta, melawan, terus pelaku memukul kepala korban, dan menusuk perut korban menggunakan obeng," terang Mulyanto.

Selanjutnya
Halaman
1 2