Polisi Terjunkan 300 Personel Amankan Aksi GejayanMemanggilLagi

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 13:44 WIB
Aksi GejayanMemanggilLagi di Sleman, DIY, Senin (9/3/2020).
Foto: Aksi #GejayanMemanggilLagi di Sleman, DIY, Senin (9/3/2020). (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Massa aksi #GejayanMemanggilLagi sudah memenuhi simpang tiga Gejayan. Polres Sleman menurunkan 300 personel untuk mengamankan aksi penolakan terhadap RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law tersebut.

"Kalau dari Polres Sleman tetap pengamanan biasa. Kita sendiri mengerahkan 300 personel. Kemudian dibackup juga dari Polda," kata Kapolres Sleman AKBP Rizki Ferdiansyah saat ditemui di Gejayan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Senin (9/3/2020).

Menurutnya, yang menjadi fokus pengamanan justru terkait lalu lintas karena aksi dilakukan berada tepat di tengah-tengah simpang

."Tetapi saya mengedepankan teman-teman di lalu lintas untuk rekayasa jalan. Kedua, teman-teman tim negosiator," jelasnya.

Aksi ini menurut Rizki telah mengantongi izin dari kepolisian. Sesuai izin, mereka akan membubarkan diri pada 17.00 WIB.

"Aksi izin sampai jam 17.00 dan mereka selalu tepat waktu," katanya.

Rizki mencatat aksi di Gejayan ini bukan kali pertama dilakukan. Namun dalam catatannya setiap aksi dilakukan dengan tertib. Pun dengan aksi hari ini juga diharapkan berlangsung tertib.

"Harapannya kemarin sudah beberapa kali aksi tolong kita jaga. Tetap buat Yogya damai dan kami yakin mereka hanya menyampaikan aspirasi. Anak-anak kritis yang menyampaikan aspirasi," tuurnya.

Simak Juga Video "Serikat Buruh Kembali Gelar Aksi Tolak Omnibus Law di DPR"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2