Pertama Kali, Pemilihan Ketua DPD Golkar DIY Lewat Penjaringan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 19:53 WIB
Suasana pengambilan formulir tahap penjaringan bakal calon ketua DPD Golkar DIY, Senin (2/3/2020).
Suasana pengambilan formulir tahap penjaringan bakal calon ketua DPD Golkar DIY, Senin (2/3/2020). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memilih ketua baru saat musyawarah daerah (Musda) pada 4 Maret 2020. Berbeda dengan Musda sebelumnya, pemilihan ketua DPD Golkar DIY kali ini melalui tahapan penjaringan bakal calon.

Ketua Steering Commitee Musda ke-10 Golkar DIY, Dedi Suwadi, menjelaskan penjaringan bakal calon ketua DPD Golkar DIY bertujuan untuk mendapatkan calon tetap saat Musda. Selain itu, penjaringan dilakukan untuk mengantisipasi praktik money politic.

"Sistem penjaringan baru kali pertama ini dan berlaku di seluruh Indonesia," katanya saat jumpa pers di kantor DPD Golkar DIY, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Yogyakarta, Senin (2/3/2020).

"Jadi ini modelnya beda dengan yang lalu, dan ada penjaringan dulu sebelum Musda. Sistem ini digunakan untuk mencegah adanya money politic," sambung Dedi.

Selain itu, penjaringan dilakukan untuk mengantisipasi adanya calon tunggal. Sehingga tidak perlu waktu lama untuk menetapkan ketua DPD Golkar DIY secara aklamasi.

"Jadi saat musda sudah ada calon tetap. Di mulai dengan tahapan penjaringan, kedua pencalonan dan ketiga tahapan pemilihan. Saat ini kami telah membuka pendaftaran, insyaallah mulai hari ini dan dan ditutup besok (Rabu 3/3/2020) jam 12 siang," ujarnya.

Karena itu, Dedi mempersilakan kader Golkar untuk mendaftar selama pendaftar memenuhi syarat-syarat yang ditentukan.

Sejak dibuka hari ini, sudah ada satu bacalon yang mengambil formulir pendaftaran. Satu nama tersebut adalah anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Gandung Pardiman. Gandung diusung oleh 5 DPD se-Kabupaten/Kota di DIY.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Sleman, Janu Ismadi, menyebut pihaknya mewakilkan Gandung untuk mengambil formulir pendaftaran. Janu mengatakan bahwa ia dan empat perwakilan dari DPD kabupaten/kota di DIY memang berniat mendukung Gandung sebagai ketua DPD Golkar DIY.

"Kami berlima mengambil formulir, bukan karena keinginan Pak Gandung tapi keinginan teman-teman kabupaten dan kota se-DIY," katanya.

"Kami mencalonkan Pak Gandung untuk ketua DPD DIY. Kami berlima berharap Golkar di DIY ke depan bisa dipimpin seseorang yang bisa membawa Golkar lebih baik. Karena itu kami berlima mengusung Pak Gandung, apalagi Pak Gandung punya banyak pengalaman di Golkar," tutur Janu.

(rih/rih)