Kisah Sedih Bapak Penjual Es Nekat Curi Sekotak Susu Bayi

Round-Up

Kisah Sedih Bapak Penjual Es Nekat Curi Sekotak Susu Bayi

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 29 Feb 2020 09:20 WIB
Bapak penjual susu nekat mencuri susu bayi di Pekalongan
Foto: Tangkapan layar bapak penjual susu mencuri susu bayi (dok. YouTube PoLenTir Channel)
Pekalongan -

Video seorang bapak yang penjual es mencuri sekotak susu di Pekalongan bikin netizen terenyuh. Bapak itu ditangkap seorang polisi yang belakangan membelikan kotak susu tersebut.

Video yang viral itu berdurasi 5 menit 18 detik, dan diunggah akun YouTube PoLenTir Channel. Dalam video itu terlihat bapak yang mengaku sebagai penjual es gepeng yang diketahui berinisial HR (51), itu berbincang dengan seorang pria yang memakai kaos berkerah dengan logo polisi di depan mini market.

Video ini mencuri perhatian sebab bapak penjual es itu mengaku uangnya tak cukup untuk membeli susu untuk anaknya. Dia nekat mencuri karena teringat susu dua anak balitanya yang habis saat melintas di depan mini market tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ke sini karena kepikiran anak. Lha ini uangnya tidak cukup pak," kata HR dalam video tersebut.

Pria paruh baya itu kemudian terlihat menghitung sejumlah uang dan recehan. Dia menunjukkan uang Rp 45 ribu hasil jualan esnya kepada polisi tersebut.

ADVERTISEMENT

"Es anak-anak, seribuan," kata bapak penjual es tersebut dalam Bahasa Jawa.

"Sekarang kalau misalnya di rumahmu tidak ada bayi, kamu saya apakan?" tanya polisi tersebut ke penjual es.

"Potong leher saya, Pak, sungguh. Kalau tidak ada bayi di rumah. Saya khilaf Pak, sungguh," jawab bapak tersebut.

Dari penelusuran detikcom, video tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Pekalongan Selatan, Selasa (29/10/2019) lalu. Video itu diambil sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah mini market di Jalan HOS Cokroaminoto Kuripan Lor, Pekalongan Selatan.

Polisi dalam video itu diketahui bernama Bripka Windo Nur Suhud yang bertugas sebagai Banit Intelkam Polsek Pekalongan Selatan. Windo menuturkan kala itu dia ditelepon istrinya yang memberitahu ada kasus pencurian. Kebetulan istrinya juga berada di minimarket tersebut.

"Saya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku yang sebelumnya sempat kabur," kata Windo kepada detikcom, Jumat (28/2/2020).

Simak juga video Kisah Menyentuh Sopir Angkot yang Narik Sambil Bawa Bayi:

Windo menuturkan kala itu HR berbicara sambil menangis karena tak punya uang untuk membeli susu untuk kedua anaknya. Windo pun terketuk untuk membelikan susu untuk anak HR.

"Saat itu saya berpikir cerita bapak ini benar dan saya merasa terharu. Saya buka dompet hanya ada seratusan lebih, saya gunakan untuk membeli tiga kotak susu tanpa sepengetahuan bapaknya," ucap Windo.

Windo bercerita dia juga mengunjungi kediaman HR di Baros, Pekalongan Timur. Ternyata, benar ada dua anak balita berusia 1,5 tahun dan 6 bulan yang menunggu kedatangan ayah mereka.

HR dan istrinya WR (43) diketahui punya tiga anak, dua masih balita, dan satu lagi berusia 10 tahun.

"Mak kretek, cerita bapak itu benar. Saya cek ke rumahnya ada dua balita," ungkapnya.

Windo kemudian mengajak HR untuk kembali ke mini market guna meminta maaf. Beruntung karyawan mini market tidak memperpanjang kasus ini dan mau memaafkan HR.

"Petugas minimarket memamemaafkan. Mereka memaklumi serta tidak meneruskan kasus ini ke hukum," cerita Windo.

Kini hubungan Windo dan HR menjadi akrab. Keduanya kerap bersilahturahmi dan ketiga anak HR juga sudah akrab dengan Banit Intelkam Polsek Pekalongan Timur itu.

Halaman 2 dari 2
(ams/ams)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya



Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.
Hide Ads