Cek Penyebab Kematian, Petugas BKSDA Bedah Bangkai Hiu Paus di Kulon Progo

Sayoto Ashwan - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 11:48 WIB
Hiu Paus ditemukan mati di Kulon Progo, Jumat (28/2/2020).
Foto: Hiu Paus ditemukan mati di Kulon Progo, Jumat (28/2/2020). (Sayoto Ashwan/detikcom)
Kulon Progo -

Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY memeriksa bangkai hiu paus yang ditemukan mati di Kulon Progo. Selain mengukur, tim tersebut juga membedah bangkai hiu paus tersebut.

Pemeriksaan ini melibatkan sejumlah petugas dari BKSDA DIY bersama dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, Jumat (28/2/2020). Mereka juga dibantu dari Tim SAR, polisi dan relawan yang ada di lokasi.

Pantauan detikcom, petugas mengukur panjang bangkai hiu paus ini dari mulut hingga ekor. Demikian juga lebar badan maupun lebar mulut hingga panjang sirip. Tidak hanya itu, petugas juga membedah bagian perut untuk memastikan penyebab kematian dan kondisi ikan.

Petugas tampak menggunakan pakaian khusus saat pembedahan perut hiu paus sepanjang 4,9 meter itu. Saat perut hiu paus dibedah, muncul cairan berwarna hijau. Hingga berita ini ditulis, proses pemeriksaan ini masih berlangsung.

Koordinator SAR Linmas Wilayah V Kulon Progo Aris Widyatmoko sebelumnya mengatakan hiu paus yang oleh warga setempat disebut Naga Lintang ini pertama kali ditemukan nelayan dalam kondisi mati pada sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. Kemudian nelayan di daerah tersebut mengikat hiu paus ini dengan tali agar tidak terbawa arus ke tengah.

Namun hempasan gelombang justru membuat ikan ini menepi di bebatuan di muara. Diduga hiu paus ini merupakan ikan yang muncul dalam beberapa hari terakhir di pesisir selatan Kulon Progo. Dari pengamatan di luar, lanjut Aris, tak ada luka di badan ikan tersebut.

"Seperti sama dengan yang beberapa hari terdampar," jelasnya.

Simak Video "Polisi yang Injak Bangkai Hiu akan Dihukum"

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)