Saudi Setop Umrah, Pemberangkatan Jemaah Semarang Dijadwalkan Ulang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 16:44 WIB
CEO Fatimah Zahra, Mochamad Rifky Azady berencana menjadwalkan ulang penerbangan jemaah umrah dari Semarang, Kamis (27/2/2020)
Foto: CEO Fatimah Zahra, Mochamad Rifky Azady berencana menjadwalkan ulang penerbangan jemaah umrah dari Semarang (Angling/detikcom)
Semarang -

Pemerintah Arab Saudi melarang kunjungan sementara bagi warga negara asing untuk ibadah umrah untuk mencegah sebaran virus corona. Salah satu biro umrah terbesar di Kota Semarang, Fatimah Zahra berencana menjadwalkan ulang perjalanannya.

CEO Fatimah Zahra, Mochamad Rifky Azady mengaku tahu terkait penutupan umrah tersebut dini hari tadi. Kala itu dia sedang membuka layanan e-visa.

"Tahu tadi pagi, habis salat subuh ada notifikasi, tidak bisa mengurus visa, tadi belum dijelaskan apa penyebabnya," kata Rifky di kantornya, Jalan MH Thamrin Semarang, Kamis (27/2/2020).

Ia menjelaskan dalam waktu dekat ada 90 jemaah umrah yang seharusnya berangkat hari Sabtu (29/2) mendatang. Rencananya pihaknya bakal melakukan jadwal ulang jika aturan tersebut masih berlaku.

"Terdekat 29 Februari, ada 90 orang. Koordinasi dengan pihak Garuda, sementara Garuda di postpone penerbangan ke Saudi. Kemungkinan Sabtu tidak bisa berangkat jadi nanti akan reschedule sembari menunggu (informasi) dari Pemerintahan Saudi," jelasnya.

Keberangkatan yang mungkin direchedule, lanjut Rifky, yaitu untuk tanggal 2 Maret 2020 dengan jumlah 45 jemaah. Sehingga total jamaah yang akan dijadwal ulang keberangkatannya dalam waktu dekat adalah 135 orang.

"Untuk waktu reschedule menunggu kapan dibuka kembali dari Pemerintahan Saudi," tuturnya.

Rifky menuturkan jemaah yang visanya belum jadi dan ingin membatalkan keberangkatannya maka uang bakal dikembalikan sepenuhnya tanpa potongan. Sementara bagi yang sudah jadi, keberangkatannya bakal dijadwalkan ulang.

"Refund akan kembalikan 100 persen tanpa potong. Silakan datang ke kantor yang visanya belum jadi, yang sudah jadi kita reschedule," jelasnya.

Rifky belum bisa memperkirakan estimasi kerugian. Namun, dia memastikan penjadwalan ulang keberangkatan umrah ini ditanggung Fatimah Zahra.

"Saya pastikan jamaah Fatimah Zahra yang terdampak ini Insyaallah akan Reschedule sesuai dengan kalau sudah dibuka Pemerintah Saudi dan jamaah kita tidak akan dikenakan biaya tambahan, semua ditanggung biayanya akibat penyetopan visa ini," jelasnya.

Simak Juga Video "Saudi Setop Umrah Gegara Virus Corona, Jokowi: Kita Hormati"

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2