Banjir Jakarta

7 KA Relasi Jakarta ke Jateng-Jatim Tertahan di Stasiun Keberangkatan

Rinto Heksantoro - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 14:24 WIB
Area perangkat wesel di Stasiun Pasar Senen tergenang air. Hal itu turut berimbas pada perjalanan kereta dari stasiun tersebut.
Wesel di Stasiun Pasar Senen tergenang air, Selasa (25/2/2020). (Foto: Grandyos Zafna)
Banyumas -

Banjir parah yang terjadi di Jakarta berimbas pada perjalanan kereta api (KA) dari Jakarta menuju Jateng dan Jatim. Setidaknya tercatat 10 rangkaian KA dari sejumlah stasiun pemberangkatan di Jakarta, terlambat berangkat. Tujuh di antaranya belum bisa diberangkatkan.

"PT KAI mengucapkan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan KA dari Jakarta, karena terdampak cuaca buruk dan menyebabkan beberapa titik stasiun/lintas KA terimbas banjir," kata Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto melalui siaran persnya, Selasa (25/2/2020).

"Sejumlah titik jalur lintas KA di area Daop 1 Jakarta terimbas banjir dengan ketinggian bervariasi di atas kop rel. Adapun area jalur rel yang terimbas di antaranya beberapa titik stasiun dan depo lokomotif Jatinegara yang mengakibatkan kereta jarak jauh mengalami gangguan dan terlambat dari jadwal," lanjut Supriyanto.


Supriyanto menyebut perjalanan KA menuju Jateng dan Jatim yang melewati wilayah Purwokerto mengalami keterlambatan akibat genangan air. Berikut ini adalah rangkaian-rangkaian KA terdampak banjir tersebut:


- KA Argo Wilis (relasi: Gambir - Bandung - Surabaya Gubeng) yang harusnya berangkat pukul 05.00 WIB, namun baru berangkat dari Stasiun Gambir pukul 05.25 WIB.
- KA Kutojaya Utara (Jakarta Kota - Kutoarjo) harusnya berangkat pukul 05.45 WIB, namun berangkat dari Stasiun Jakarta Kota pukul 08.55 WIB.
- KA Bengawan (Pasar Senen - Purwosari/Solo) harusnya berangkat pukul 06.30 WIB, namun baru diberangkatkan pukul 08.40 WIB.
- KA Gajahwong (Pasar Senen - Lempuyangan/Yogyakarta) harusnya jadwal keberangkatan pukul 06.45 WIB, baru berangkat pada pukul 09.05 WIB.
- KA Fajar Utama YK (Pasar Senen - Yogyakarta) harusnya keberangkatan pukul 07.20 WIB, namun belum bisa berangkat dari Stasiun Pasar Senen.
- KA Argo Dwipangga (Gambir-Solo), seharusnya berangkat pukul 08.00 WIB, namun bisa diberangkatkan.
- KA Sawunggalih (Pasar Senen - Kutoarjo), seharusnya berangkat pukul 08.50, namun hingga saat ini belum diberangkatkan.
- KA Serayu (Pasar Senen- Kroya- Purwokerto) seharusnya berangkat pukul 09.15 WIB, hingga saat ini belum diberangkatkan.
- KA Taksaka (Gambir - Yogya), seharusnya berangkat pukul 09.30 WIB, hingga saat ini belum diberangkatkan.
- KA Gaya Baru Malam (Pasar Senen - Surabaya), seharusnya berangkat pukul 10.15 WIB, hingga saat ini belum diberangkatkan.

"Hingga kini seluruh tim PT KAI terus melakukan pemantauan kondisi di lintas untuk dapat memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di sejumlah area jalur rel yang terdampak banjir," ujar Supriyanto.


"Karena mengalami keterlambatan, bagi calon penumpang yang hendak membatalkan perjalanannya, PT KAI akan mengembalikan bea 100 persen sesuai harga tiket," lanjutnya.

(mbr/rih)