Basarnas: Korban Tewas Susur Sungai SMPN 1 Turi Seluruhnya Perempuan

Jauh Hari Wawan S, Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 20:53 WIB
Proses pencarian siswa SMPN 1 Turi yang hanyut di Sungai Sempor, Sleman, Sabtu (22/2/2020).
Proses pencarian siswa SMPN 1 Turi di Sungai Sempor, Sleman, Sabtu (22/2/2020). (Foto: Dok. Tim Relawan Drone-Komunitas Drone Jogja)
Sleman -

Hingga hari kedua operasi pencarian siswa SMPN 1 Turi yang hanyut saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Sleman, Basarnas dan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi delapan korban. Seluruhnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Delapan (korban ditemukan) sudah terkonfirmasi, dua belum terkonfirmasi. Semuanya perempuan," kata Kepala Basarnas Yogyakarta, Lalu Wahyu Efendi di lokasi pencarian, Sabtu (22/2/2020) malam.

Untuk proses pencarian dua siswa yang belum ditemukan, lanjut Wahyu, masih akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan.

"Pencarian dilakukan selama tujuh hari," jelasnya.

Operasi pencarian dilakukan di empat section (titik). Wahyu menjelaskan section 1 meliputi lokasi hanyut hingga tempuran Sungai Sempor-Bedog. Section 2 meliputi tempuran Sungai Sempor-Bedog hingga pertemuan Sungai Bedog dan Selokan Mataram.

Kemudian, section 3 meliputi pertemuan Sungai Bedog Selokan Mataram hingga Gereja Gamping. Untuk section 4 dari Gereja Gamping sampai Ring Road selatan.

Karakter sungai menurut Wahyu tidak terlalu dalam. Malam ini arus sungai sudah mulai surut.

"Sungai tidak terlalu dalam, rata-rata setengah meter sampai satu meter. Ada bagian sungai yang lebar lalu menyempit dan berbatu," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2