Jasad Siswa SMPN 1 Turi Dievakuasi ke Puskesmas untuk Identifikasi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 12:26 WIB
Suasana di Puskesmas Turi, lokasi untuk evakuasi siswa SMPN 1 Turi yang hanyut di Sungai Sempor, Sleman, Sabtu (22/2/2020),
Suasana di Puskesmas Turi, lokasi evakuasi siswa SMPN 1 Turi yang hanyut di Sungai Sempor, Sleman, Sabtu (22/2/2020). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Sleman -

Tim SAR gabungan membawa satu kantong jenazah ke Puskesmas Turi. Jenazah itu adalah hasil temuan tim SAR dalam operasi pencarian siswa SMPN 1 Turi yang hanyut saat kegiatan susur Sungai Sempor, Sleman.

Kepala Puskesmas Turi, Pinky Christina Dewi menyebut satu jenazah yang masuk ke Puskesmas Turi berjenis kelamin perempuan.

"Barusan masuk satu (jenazah) sekitar jam setengah 11 tadi, untuk kondisinya yang jelas meninggal karena dikantongi," kata Pinky kepada wartawan, Sabtu (22/2/2020).

Menurutnya, saat ini petugas medis tengah melakukan identifikasi terhadap jenazah tersebut.

"Saat ini baru identifikasi," jelas Pinky.

Pantauan detikcom, jenazah yang dibawa dengan mobil ambulans milik Lanal Yogyakarta itu tiba di Puskesmas Turi sekitar pukul 10.30 WIB.

Diberitakan sebelumnya, dua siswa SMPN 1 Turi yang hanyut saat susur Sungai Sempor, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa lagi.

"Total sembilan korban (meninggal). Kami masih mencari satu orang lagi, doakan agar segera ketemu," kata Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar saat ditemui di lokasi Sungai Sempor, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Sabtu (22/2).

Kepala Basarnas Yogyakarta, Lalu Wahyu Efendi menjelaskan, dua korban terakhir ditemukan pukul 10.15 WIB dan 10.35 WIB. Namun untuk identitasnya belum terkonfirmasi.

"Identitasnya belum, baru proses identifikasi, tapi tadi ditemukan di 10.15 WIB di dam Lengkong dan 10.35 WIB di dam Polowidi dalam kondisi meninggal dunia. Kami masih cari 1 siswa lagi," katanya.

Tim SAR gabungan hingga pagi tadi telah mengevakuasi tujuh orang korban meninggal dunia.

"Update hingga 04.20 WIB, telah ditemukan satu lagi korban sehingga total ada tujuh orang korban meninggal dunia. Korban terakhir teridentifikasi pukul 23.00 WIB," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/2).

Updated! 7 Tewas dalam Insiden Siswa yang Hanyut di Sleman:

[Gambas:Video 20detik]

(rih/rih)