Ini Strategi PKB Menangkan Kader yang Diusung PDIP Jadi Cabup Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 15:01 WIB
Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, (20/5/2019).
Abdul Halim Muslih (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Bantul -

Ketua DPC PKB Kabupaten Bantul, Abdul Halim Muslih, menerima rekomendasi dari DPP PDIP sebagai bakal calon bupati (bacabup) Bantul di Pilkada 2020, dipasangkan dengan Joko Purnomo sebagai bacawabup. PKB Bantul menegaskan bahwa rekomendasi serupa juga akan dikeluarkan partainya.

"Kami akan terus mengawal rekomendasi ini sampai pendaftaran pada bulan Juni nanti," ujar Sekretaris DPC PKB Bantul, Subhan Nawwawi, Kamis (20/2/2020).

"Setelah DPP PDIP resmi memberikan rekomendasi, DPP PKB akan menyusul memberikan rekomendasi yang isinya hampir sama dengan rekomendasi DPP PDIP," lanjutnya.


Nantinya, setelah rekomendasi dari DPP PKB keluar, pihaknya akan sesegera mungkin melakukan konsolidasi. "Kami tinggal menunggu rekomendasi resmi saja. Setelah itu, kami akan melakukan konsilidasi, sosialisasi hingga menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memenangkan pasangan Halim-JP," ucapnya.

Namun demikian, Subhan Nawwawi mengatakan untuk memenangkan Abdul Halim-Joko Purnomo memerlukan dukungan besar di Bantul. Karena itu, pihaknya tetap membuka pintu koalisi untuk parpol lain.

"Yang jelas kita sangat terbuka untuk semua partai (yang ingin berkoalisi dengan PDIP dan PKB Bantul). Khususnya yang ingin memenangkan pasangan Halim-JP," ujar Subhan.


Senada dengan Subhan, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Bantul, Hanung Rahardjo juga tidak menutup pintu koalisi untuk Pilkada Serentak mendatang. Namun, koalisi tersebut tetap memerlukan persetujuan dari DPD PDIP DIY maupun DPP PDIP.

"PDIP (Bantul) tidak tertutup ya, dalam artian PDIP terbuka bagi siapapun selama tujuan dan landasannya sama. Nantinya DPP cabang dan di atasnya yang menentukan," ujar Hanung saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (20/2).

Selanjutnya
Halaman
1 2