Trauma, Siswi SMP Purworejo yang Disiksa 3 Teman Akan Pindah Sekolah

Rinto Heksantoro - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 14:47 WIB
Suasana SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo tempat siswi dianiaya di kelas
Siswi korban penyiksaan tiga temannya belum mau sekolah (korban berbaju pink). (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Ibu dari siswi SMP yang menjadi korban penyiksaan oleh tiga siswa di SMP Purworejo, Jawa Tengah berencana akan memindahkan putrinya ke sekolah lain. Sang ibu ingin menjaga kenyamanan putri bungsunya itu yang sampai saat ini masih trauma.

Saat ditemui di rumahnya, ibu korban, SR (49) menuturkan punya rencana untuk memindahkan anaknya dari SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo. Langkah itu diambil karena sang ibu masih merasa khawatir peristiwa penganiayaan yang dialami oleh anak bungsunya itu terulang lagi.

"Mungkin sementara sekolah di situ (SMP Muhammadiyah) dulu nggak papa, sambil saya tungguin dan awasi karena nanti takut kalau ada apa-apa lagi. Sambil nanti konsultasi ke sekolah untuk pindah," kata SR kepada detikcom, Senin (17/2/2020).

SR dan keluarganya berencana akan memindahkan korban ke sekolah lain yang berbasis agama Islam. Mengenai tawaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk pindah ke SLB, pihaknya masih akan berpikir ulang.

"Kalau rencananya pindah di SMP Assidiqiyah Grabag yang nggak terlalu jauh dari sini. Kalau di SLB kan adanya di kota, jadi jauh, nanti repot apalagi anak saya kalau di asrama juga belum tentu bisa, saya pikir-pikir dulu. Saya cari sekolah yang berbasis agama Islam juga, karena dia (korban) seneng ngaji," terangnya.

Meski merasa kerepotan dalam hal tenaga, waktu, dan juga finansial, namun keluarga berharap agar korban masih bisa melanjutkan sekolahnya minimal hingga SMA.

"Yang penting anak saya bisa sekolah dan rampung seperti teman-temannya, minimal ya bisa lanjut sampai SMA lah," ujar SR.

Simak Video "Uang Rp 2.000, Motif Sekelompok Siswa SMP Purworejo Keroyok Siswi"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2