Round-Up

Dosen Unnes Diskors karena Dinilai Hina Jokowi, Istana Justru Membela

Angling AP, tim detikcom - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 09:23 WIB
Sucipto Hadi Purnomo, dosen Unnes yang diskor gegara bercanda di FB
Sucipto Hadi Purnomo (Foto: Dok. Pribadi)
Yogyakarta -

Universitas Negeri Semarang (Unnes) membebastugaskan seorang dosen, Sucipto Hadi Purnomo, dari kewajibannya. Sucipto dinilai menghina Presiden Jokowi dalam unggahan Facebook. Namun pihak istana justru menyebut pemberian sanksi itu terlalu terburu-buru.

Rektor Unnes, Fathur Rokhman mengatakan proses teguran sudah dilakukan hingga sidang oleh tim cyber di Unnes. Kemudian berdasarkan surat permintaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18211/A3.2/KP/2020 tanggal 23 Januari 2020, dilakukan pemeriksaan terhadap dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa di Fakultas Bahasa dan Seni itu.

"Kita dapatkan surat dari Biro Hukum Kemendikbud untuk binap (pembinaan aparatur)," jelas Fathur. "Binap dengan cara menonaktifkan tugas Tridharmanya, tapi kepegawaiannya masih. Kan kepegawaian di KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara)," jelas Fathur.


Karena sedang menjalani pemeriksaan, jelas Fathur, dosen tersebut dibebastugaskan sementara dari jabatan dosen mulai 12 Februari 2020 sampai turunnya keputusan tetap. Melalui Keputusan Rektor Unnes Nomor B/167/UN37/HK/2020, dosen tersebut dibebaskan sementara dari tugas jabatan dosen untuk menjalani pemeriksaan yang lebih intensif.

Postingan yang dimaksud aadalah unggahan pada Senin (10/6/2019) di akun Facebook Sucipto. Dalam posting-an tersebut tertulis, 'Penghasilan anak-anak saya menurun drastis pada lebaran kali ini. Apakah efek Jokowi yang terlalu asyik dengan Jan Ethes?'.

"Iya benar yang itu, apakah menghina Jokowi? Itu satire," kata Sucipto saat dimintai konfirmasi detikcom.

Tonton juga Tingkat Kepuasan Kinerja Ma'ruf Jauh Lebih Rendah dari Jokowi :

Selanjutnya
Halaman
1 2