Tolak Ambyar, Komunitas Ini Buka Konsultasi Dokter Cinta-Lelang Barang Mantan

Arbi Anugrah - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 17:01 WIB
Komunitas di Banyumas rayakan Fallentine
Ruang konsultasi dengan dokter cinta di Pameran Menolak Luka Banyumas (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Banyumas -

Hari kasih sayang atau Valentine's Day yang diperingati setiap tanggal 14 Februari tak melulu dirayakan kaum muda yang bahagia. Hari kasih sayang ini ternyata juga jadi perayaan bagi kaum muda yang menolak ambyar.

Salah satunya merayakannya di acara Menolak Luka ll. Ada konsultasi dokter cinta, dialog 'patah hati jadi royalti' serta karaoke penyembuh luka hingga lelang barang mantan. .

"Kegiatan tahun ini sebenarnya masih sama seperti yang tahun lalu yang temanya menolak luka. Valentine kita ubah menjadi fallentine merayakan kejatuhan bersama-sama diruang publik. Bahwasanya tidak hanya kebahagiaan yang bisa bisa dirayakan bareng bareng, kesedihan juga bisa. Untuk konsepnya kali ini itu dokter cinta," kata Kemal Fuad Ramadhan panitia pelaksana menolak luka kepada wartawan, Jumat (14/2/2020) malam.

Acara yang digawangi Heartcorner Collective dan Dewan Kesedihan Banyumas ini sudah digelar rutin tahunan. Pada tahun lalu dipamerkan barang-barang milik mantan bagi yang belum bisa menyembuhkan luka.

"Kita buka ruang untuk sharing soal kesedihan, kegagalan baik itu percintaan, baik itu keluarga, baik berumah tangga, menjalin kisah asmara, kita buka disini. Untuk teman teman yang punya perasaan gelisah tentang itu bisa tertuang, supaya bisa menuangkan emosinya, mungkin tidak menemukan solusi tapi lebih lega karena cerita," ucapnya.

Pada tahun ini, konsep acara dibuka dengan pendaftaran untuk konsultasi dengan dokter cinta. Setelah berkonsultasi dengan dokter, para pasien bisa membagi lukanya melalui 'bilik pengakuan luka'. Bilik pengakuan luka ini berbentuk seperti ruang dengan tempat duduk serta seorang dokter cinta yang siap mendengarkan cerita luka.

lelang barang mantanlelang barang mantan Foto: Arbi Anugrah/detikcom

Dokter cinta di sini merupakan dokter yang berkualifikasi tentang masalah percintaan. Asal tahu saja di bilik pengakuan luka ini semua peserta yang hadir bisa mendengarkan cerita melalui pengeras suara. Tapi tenang, identitas dan suara 'pasien' ini disamarkan kok.

"Jadi tidak semua orang bisa meluapkan perasaannya itu diruang ruang tertentu. Jadi kita fasilitasi privat, tapi itu juga disamarkan. Karena sejatinya Tuhan menghadirkan luka, pasti lengkap dengan obat maupun solusinya. Entah secara cepat atau lambat, entah dengan medis, alternatif, maupun dengan mendatangi orang pintar. Maka kami hadirkan pula Dokter Cinta," tambahnya.

Selain bilik pengakuan luka, ada pula dialog 'patah hati jadi royalti' bersama komika, Wira Nagara. Di sini diulas bagaimana agar patah hati menjadi hal yang menguntungkan hingga menghasilkan uang. Selain itu, ada juga lelang barang-barang mantan. Ternyata ada banyak benda unik yang nggak disangka bakal dilelang.

"Ada beberapa yang dikurasi teman-teman seperti kemeja, sepatu, celana, kaos dan sabun cair. Jadi itu secara umum memang pemberian mantan yang sudah tidak ingin menyimpan kenangan kenangan yang sudah pernah ada dan melekat sama pasangan itu. Jadi mereka berikan secara cuma cuma untuk dilelang yang keuntungannya untuk teman-teman menjalankan kegiatan ini," ujarnya.

Dari beberapa cerita barang pemberian mantan yang dilelang tersebut diantaranya berupa kemeja yang diberikan mantannya saat ulang tahun. Sebagai mahasiswa perantauan yang hidup pas-pasan, kado itu diberikan untuk dia pakai saat kuliah, namun cinta mereka kandas dan dia ingin berikan kemeja tersebut untuk dilelang.

(arb/ams)