Observasi Corona

Prosedur yang Disiapkan Bandara Yogya 'Sambut' 5 Warga DIY dari Natuna

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 21:23 WIB
Bandara Adisutjipto Yogyakarta
(Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Sleman -

Warga Negara Indonesia (WNI) yang dikarantina di Natuna terkait observasi virus Corona, rencananya akan dipulangkan besok. Lima di antaranya merupakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bandara Adisutjipto Yogyakarta, telah menyiapkan prosedur menerima kedatangan mereka.

Hingga saat ini, belum diketahui lima orang warga DIY itu akan dipulangkan dengan pesawat komersial atau khusus. Namun demikian, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama menyatakan kesiapan dalam proses pemulangan lima warga DIY itu.

Apalagi, pihaknya juga telah memiliki prosedur tetap berkaitan dengan merebaknya coronavirus tersebut.

"Secara prosedur, sudah ada. KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) juga support betul dengan peralatannya sehingga tentang pemulangan itu, saya kira normal saja," ujar Agus Pandu kepada wartawan saat dihubungi, Jumat (14/2/2020).


Kendati demikian, pihaknya tetap akan melakukan monitoring terhadap WNI yang kembali dari Natuna.

"Paling tidak, kami harus memonitor karena dari pemerintah perhatiannya sudah luar biasa bahwa dinyatakan sudah bebas sehingga kami akan menerima, tetapi dengan monitor khusus," jelasnya.

Seperti diketahui, observasi 238 WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China, terkait wabah virus Corona akan selesai Sabtu (15/2) besok. Presiden Joko Widodo juga telah menyampaikan harapan agar masyarakat bisa menerima kembali saudaranya tersebut karena sudah melewati prosedur pengamanan yang dipersyaratkan.


Selain pengawasan ketat, kata Jokowi, proses observasi selama 14 hari di Natuna juga dilakukan pengecekan setiap hari.

"Kalau sekarang kembali ke masyarakat, ya itu dipastikan. Bahwa itu memang prosedur sudah dilalui. Dah kembali. Kita harapkan masyarakat juga menerima apa adanya, wong sudah 14 hari dikarantina dan nggak masalah," kata Jokowi kepada wartawan di Magelang, Jateng, Jumat (14/2).

(mbr/rih)