Kata Guru Soal Para Siswa yang Pukul-Tendangi Siswi di SMP Purworejo

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 09:45 WIB
SMP Muhammadiyah Butuh Purworejo
Seorang guru menunjuk lokasi terjadinya perundungan siswi. (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Sebuah video penganiayaan siswi di sebuah SMP di Purworejo, Jawa Tengah, menjadi viral. Pihak sekolah angkat bicara. Guru menyebut pelaku sebagai siswa-siswa kategori nakal.

Diketahui, video berdurasi sekitar 29 detik itu terjadi di SMP Muhammadiyah Butuh di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo pada Rabu (12/2) kemarin. Dalam video tersebut, terlihat seorang siswi ditendang dan dipukuli oleh tiga siswa lainnya di dalam kelas.

Setelah viral, pihak polisi pun akhirnya turun untuk menangani kasus tersebut. Pihak sekolah, membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di dalam kelas VIII saat pergantian jam pelajaran.

"Iya betul, kejadiannya pada saat pergantian jam pelajaran. Untuk tempatnya di ruang ini, di bangku ini," kata salah satu guru, Tutik, saat ditemui detikcom, Kamis (13/2//2020) sembari menunjukkan bangku dimana korban duduk.


Menurut keterangan yang didapat, para pelaku memang agak nakal di sekolah. Mereka merupakan pindahan dari sekolah lain.

"Ya, anaknya (pelaku) memang nakal, mereka juga pindahan dari sekolah lain," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, video viral ini menayangkan tiga siswa memukuli dan menendangi seorang siswi. Salah satu akun yang mengunggah video itu adalah akun Twitter @black__valley1.


Akun @black__valley1 mengunggah video berdurasi 29 detik itu pada 12 Februari 2020 pukul 18.22 WIB. Dalam postingan-nya akun ini menyebut peristiwa ini terjadi di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2