Megawati Resmikan Patung Soekarno di Akmil Magelang

Eko Susanto - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 15:44 WIB
Patung Ir Soekarno di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (7/2/2020).
Patung Ir Soekarno di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (7/2/2020). (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri meresmikan patung Ir Soekarno di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Megawati sempat menyinggung soal tidak adanya patung ayahnya itu di kompleks Akmil.

"Jadi saya juga mewakili keluarga besar Bung Karno. Tidak terasa akhirnya waktu yang begitu lama ditunggu oleh keluarga. Bung Karno sudah punya anak, cucu, seringkali menanyakan, 'menurut cerita kakek (Soekarno) itu dulu mendirikan Akademi Militer'," ujarnya, Jumat (7/2/2020).

"Tentu saya ditanya 'ada nggak patungnya?', tidak ada. Jadi sebenarnya, kita sebagai bangsa menurut saya sudah hampir melupakan sejarah. Padahal kita tahu bahwa sejarah ini pun di dunia sangat penting untuk menunjukkan yang namanya kita sebagai warga bangsa," lanjutnya.

Megawati menyebut sebenarnya kepala keluarga besar Bung Karno adalah kakaknya, Guntur Soekarnoputra. Tapi Guntur meminta agar Megawati yang meresmikan patung Bung Karno itu.

"Hari ini menyerahkan tugas kepada saya, 'Kamu saja yang membuka', dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyumbangkan pikiran maupun tenaga akhirnya berhasil patung ini," tutur Megawati.

Di tempat yang sama, Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurrahman mengatakan, patung Ir Soekarno di Akmil sebagai simbol untuk menghormati dan mengabadikan perjalanan perjuangan bersejarah Sang Proklamator. Selain itu, dijadikan panutan teladan bagi Taruna-Taruni sebagai calon pimpinan TNI Angkatan Darat dan TNI masa depan.

"Sehingga para Taruna-Taruni akan tahu tokoh nasional, betul-betul berjuang dan bertekad untuk mempersiapkan para penerus bangsa di masa yang akan datang," kata Dudung.

Dalam peresmian ini, Megawati juga didampingi Menhan Prabowo Subianto, Ketua DPR Puan Maharani, Kepala BIN Budi Gunawan, KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

(rih/ams)