Truk Pengangkut 616 Ribu Batang Rokok Ilegal Diciduk di Tol Batang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 12:29 WIB
Pencacahan barang bukti di Kanwil DJBC Jateng
Foto: Pencacahan barang bukti di Kanwil DJBC Jateng/dok. Beacukai Jateng-DIY
Semarang -

Petugas Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY menggagalkan pengiriman 616 ribu batang rokok ilegal. Truk pengangkut rokok itu dihadang saat berada di Tol Semarang-Batang.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Moch. Arif Setijo Nugroho mengatakan penindakan ini dilakukan, pada Kamis (6/2) pukul 01.10 WIB. Truk yang berangkat dari Jepara itu dihentikan di Jalan Tol Semarang-Batang KM. 360, Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

"Bermula dari informasi masyarakat bahwa terdapat pemuatan Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau berupa rokok yang diduga ilegal dengan sarana pengangkut truk Mitsubishi Colt Diesel dari Jepara dan akan dikirim ke arah Tangerang," kata Arif lewat siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (7/2/2020).

Setelah dihentikan ternyata diketahui muatan truk berisi 33 karton rokok illegal. Rinciannya 24 karton merupakan rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) merek SMD BOLD, Elite Putih dan Elite Hitam dengan total 436 ribu batang tanpa dilekati pita cukai, dan 9 karton rokok jenis SKM merek Bintang dengan total 180 ribu batang yang dilekati 'jempel' atau kertas yang difungsikan seolah-olah sebagai pita cukai.

"Perkiraan nilai barang secara keseluruhan adalah sebesar Rp628,32 juta dan total kerugian negara ditaksir mencapai Rp365,48 juta Seluruh barang hasil penindakan kemudian diamankan ke Kanwil DJBC Jateng dan DIY," jelas Arif.

"Sedangkan terhadap beserta sopir dan kernet akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Padmoyo Tri Wikanto menyebut pihaknya sudah memprediksi peredaran rokok ilegal akan meningkat sebagai implikasi pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan No.152/ PMK.04/2019 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT). Di mana mulai awal 2020 tarif CHT naik rata-rata sebesar 23 persen dan harga jual eceran (HJE) naik rata-rata sebesar 35 persen.

"Bea Cukai bersama-sama dengan instansi lain seperti Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, Kejaksaan, dan lainnya akan bersama-sama memberantas rokok ilegal," tegas Tri.

Tonton juga Polisi Tangkap Pengirim TKW Ilegal di Makassar :

[Gambas:Video 20detik]

(ams/sip)