Anggota Dewan Pengawas BPKH Ini Minta Subsidi Haji Dikurangi, Kenapa?

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 03 Feb 2020 20:55 WIB
diseminasi pengawasan keuangan haji 2020 di Semarang, Senin (3/2/2020)
Rapat diseminasi pengawasan keuangan haji di Semarang (Angling/detikcom)
Semarang -

Saat ini biaya haji 2020 yang ditentukan pemerintah sebesar Rp 35,2 juta dari nilai riil Rp 69,1 juta. Anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Akhyar Adnan, mengusulkan subsidi itu dikurangi menjadi lebih rasional karena terlalu besar.

"Ongkosnya kan Rp 69 juta sekian, bayarnya separuh. Ke depan harapannya (subsidi) dikurangilah agar beban dalam mencari nilai manfaat (dari dana haji) sedikit terbantu dan alasan lainya adalah adil pada jamaah lain yang masuk daftar tunggu," kata Adnan di sela acara diseminasi pengawasan keuangan haji di Gumaya Tower Hotel Semarang, Senin (3/2/2020).

Adnan menyebut dengan subsidi tersebut, biaya yang dikeluarkan pemerintah per tahun mencapai Rp 7 triliun. Mengambil contoh 2019 lalu, Adnan menyebut uang itu semuanya dimanfaatkan untuk mensubsidi keberangkatan 200 ribu jemaah padahal seharusnya uang itu bisa digunakan untuk 4 juta calon haji yang masuk daftar tunggu.

"Kasihan yang masuk daftar tunggu. Ini dana Rp 7 T habis buat yang berangkat," tuturnya.

Adnan mengatakan nilai manfaat dana haji saat ini yang terbesar dari sukuk. Saat ini BPKH mulai mengembangkan sisi investasi.

"Inti ke depan kembangkan sisi investasi. Harus syariah, return bagus, aman, dan sebagainya," ujar Adnan.

Di lokasi yang sama, anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori, menyebut dana haji yang dikelola senilai Rp 131 triliun dengan nilai manfaat Rp 7 triliun. Dia pun berharap pengelolaan dana haji tidak hanya konservatif atau disokong oleh calon haji yang masuk daftar antrian.

"Misalnya bekerja sama dengan Kemenag untuk punya pesawat, atau hotel (di tanah suci). Bisa juga membangun asrama haji di Indonesia namun berkelas layaknya hotel. Asrama Haji di Jawa Tengah baru ada di Solo. Jadi saat musim haji dipakai jamaah dan di bulan-bulan lain difungsikan layaknya hotel," usul Bukhori.

Tonton juga video Menag: Kuota Haji 2020 Tak Berubah, Tapi Bisa Tambah 10 Ribu Jemaah:

[Gambas:Video 20detik]

(ams/mbr)